Ciptakan 8 Lagu dan 5 Terdaftar Kekayaan Intelektual
PALANGKA RAYA, katakataa.co.id– Kreativitas warga binaan di Lapas Kelas IIA Palangka Raya kembali menunjukkan geliat positif. Melalui wadah pembinaan musik, The 40 T’Link Band yang berada di bawah pembinaan Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Pirhansyah terus berkembang dan kini telah menciptakan delapan lagu orisinal.
Band ini berada di bawah perlindungan Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, dengan pengasuh sekaligus pembina yakni Kasi Kamtib, Pirhansyah. Adapun personel The 40 T’Link Band terdiri dari vokal Pirhan, Rivan dan Erick; gitar Muji dan Jhony Cuncun; bass Rengga; keyboard Anton; drummer Putra; serta teknisi sound Fitriadi.
Pengasuh band, Pirhansyah, mengatakan bahwa seluruh lagu yang diciptakan merupakan bagian dari proses pembinaan kepribadian warga binaan. Tema lagu pun beragam, mulai dari kehidupan di dalam lapas, refleksi diri, hingga tentang orang tua dan orang tersayang.
“Alhamdulillah, sampai saat ini kami sudah menciptakan delapan lagu. Lima di antaranya sudah terdaftar di Kekayaan Intelektual. Ini menjadi motivasi besar bagi warga binaan untuk terus berkarya secara positif,” ujar Pirhansyah.
Ia menambahkan, karya musik tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembinaan mental dan emosional. Menurutnya, musik mampu menjadi jembatan ekspresi dan sarana perubahan diri bagi para warga binaan.
“Kami berharap The 40 T’Link Band bisa lebih dikenal luas. Mudah-mudahan ke depan Pemkot Palangka Raya maupun Pemprov Kalteng berkenan mengundang kami tampil dalam acara-acara tertentu. Ini tentu akan menjadi kebanggaan dan penyemangat bagi teman-teman di dalam,” tambahnya.
Dukungan penuh juga datang dari Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, yang terus mendorong program pembinaan berbasis bakat dan minat agar warga binaan memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat.
“Saya akan terus mendorong program pembinaan berbasis bakat dan minat yang bersifat positif, ” Tegasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, yang memberikan apresiasi atas inovasi pembinaan kreatif di Lapas Palangka Raya.
“Kantor wilayah sangat mengapresiasi inovasi pembinaan kreatif di Lapas Palangka Raya, ” Ujarnya.
Dengan delapan lagu ciptaan dan lima yang telah tercatat resmi dalam Kekayaan Intelektual, The 40 T’Link Band membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya.
Kini, mereka berharap panggung yang lebih luas agar pesan-pesan positif dalam setiap lagu dapat menginspirasi masyarakat luas. Bahkan masyarakat bisa mendukung Chanel YouTube band tersebut melalui www.The 40 T’Link Band.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


