SAMPIT, katakata.co.id – Ajang balap motor Gubernur Motoprix Open Race 2025 yang rencananya digelar pada 13–14 Desember 2025 di kawasan Taman Kota Sampit dipastikan tetap berlangsung, meski sebelumnya sempat mendapat penolakan dari sejumlah pihak.
Penolakan muncul karena lokasi kegiatan dinilai berpotensi mengganggu fasilitas umum di sekitar area, seperti Rumah Sakit Obor Terapung dan Gereja Katolik Santo Joan Don Bosco.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Daerah Kotawaringin Timur langsung melakukan mediasi antara penyelenggara dan pihak gereja, serta meninjau kondisi lapangan secara langsung. Hasilnya, disepakati bahwa event tetap dilaksanakan di Taman Kota Sampit, namun dengan beberapa penyesuaian penting.
Salah satu poin kesepakatan ialah garis start dan finish dipindahkan dari Jalan Yos Sudarso ke Jalan S. Parman. Area depan rumah sakit juga dipastikan steril dari penonton, dan akses menuju rumah sakit serta gereja harus tetap lancar selama kegiatan berlangsung.
Ketua Dewan Paroki Santo Joan Don Bosco Sampit, Adrianus Salampak, menyampaikan bahwa pihaknya menerima keputusan tersebut setelah adanya jaminan penyesuaian dan pengamanan yang memadai dari penyelenggara.
Sementara itu, penyelenggara Gubernur Motoprix Open Race 2025, M. Hasbi Ashiddiqi, memastikan seluruh penyesuaian teknis telah dipersiapkan. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kenyamanan warga, termasuk memastikan area depan gereja tetap steril dengan dukungan petugas keamanan.
Event balap motor tahunan ini diprediksi akan diikuti lebih dari 200 pembalap dari berbagai daerah, termasuk peserta dari Pulau Jawa. Sementara itu, jumlah penonton diperkirakan mencapai 10 ribu orang selama dua hari penyelenggaraan.
Dengan penyesuaian yang telah disepakati, pemerintah berharap kegiatan berjalan aman, tertib, dan tetap memberikan hiburan bagi masyarakat tanpa mengganggu aktivitas fasilitas umum di sekitarnya.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


