PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Lomba Ketangkasan Pemadaman Kebakaran se-Kalimantan tahun 2025 Isen Mulang Cup resmi digelar oleh Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah di Lapangan Stadion Sanaman Mantikei. Ajang tahunan yang menguji kecepatan, kelincahan, dan kekuatan para tim pemadam ini kembali menjadi salah satu event paling dinantikan oleh relawan dari berbagai daerah di Kalimantan.
Sebanyak 101 regu berlaga dalam kompetisi ini, terdiri dari berbagai barisan relawan pemadam kebakaran, TSAK, hingga tim dari sejumlah instansi pemerintah yang selama ini terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun insiden kebakaran lain di lapangan. Total peserta mencapai ribuan orang, didominasi oleh relawan pemadam swasta dari Kalteng dan Kalsel yang setiap musim kemarau menjadi garda terdepan pencegahan serta pemadaman api.
Panitia menyiapkan berbagai rintangan yang dirancang untuk menguji keberanian dan kemampuan teknis peserta. Mulai dari lari zigzag, melewati kayu tinggi, merayap di bawah halangan, hingga menyemprot target menggunakan tekanan air maksimal untuk menjatuhkannya. Suasana semakin meriah dengan sorakan penonton dan dukungan bagi tim favorit mereka sejak awal kegiatan dimulai.
Manajer BPK Amin Subur, Junaidi, menyampaikan apresiasinya terhadap gelaran ini. Menurutnya, perlombaan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas antarsesama relawan.
“sekaligus meningkatkan kemampuan teknis dalam menghadapi medan berbahaya saat terjadi kebakaran,”ucapnya.
Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, menegaskan bahwa lomba ketangkasan ini memiliki peran vital dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalitas petugas lapangan. Dengan medan Kalteng yang cukup menantang.
“Kompetisi ini diharapkan mampu mengasah refleks, mempercepat pengambilan keputusan, serta memperkuat kekompakan tim saat bertugas,” Ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para relawan, panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai total ratusan juta rupiah, trofi, dan penghargaan khusus untuk para pemenang. Ajang ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keselamatan hutan dan lingkungan di Kalimantan.
Penulis : Wiyandri
EDitor : Ririen Binti


