SAMPIT,katakata.co.id – Paguyuban Warga Nganjuk Nyawiji Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, resmi terbentuk sebagai wadah silaturahmi warga asal Kabupaten Nganjuk yang merantau dan menetap di Kota Sampit. Paguyuban ini mengusung semangat hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman masyarakat.
Pembentukan paguyuban tersebut dilaksanakan di kawasan Jalan Sawit Raya, Sampit, dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan paguyuban yang ada di Sampit, Dewan Penasehat Paguyuban Kalimantan Tengah, serta Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Kotawaringin Timur.
Ketua Paguyuban Warga Nganjuk Nyawiji Sampit, Heri Kristiono, menyampaikan bahwa paguyuban ini dibentuk sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga Nganjuk yang merantau di Sampit, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di perantauan.
“Paguyuban ini kami bentuk sebagai wadah silaturahmi warga asal Nganjuk yang merantau dan menetap di Sampit. Harapannya, kami bisa saling mendukung serta hidup berdampingan secara rukun dengan masyarakat setempat,” ujar Heri Kristiono.
Ia menambahkan, saat ini jumlah anggota Paguyuban Warga Nganjuk Nyawiji Sampit telah mencapai hampir seratus orang dan ditargetkan akan terus bertambah. Nilai utama yang dipegang teguh oleh paguyuban adalah menghormati adat istiadat serta budaya lokal di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Paguyuban Kalimantan Tengah, Sutik, mengajak seluruh paguyuban yang ada untuk terus menjaga persatuan dan ketertiban. Menurutnya, keberadaan paguyuban harus mampu memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
“Seluruh paguyuban kami ajak untuk tetap bersatu, menjaga ketertiban dan keamanan, serta ikut berkontribusi positif dalam membangun Kalimantan Tengah, khususnya Kotawaringin Timur,” kata Sutik.
Hal senada disampaikan Ketua Fordayak Kotawaringin Timur, Audy Valent. Ia berharap silaturahmi antar paguyuban di Sampit dapat terus terjalin dengan baik demi menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat persaudaraan antarwarga.
Acara pembentukan paguyuban ini juga diisi dengan tausiah yang mengangkat nilai-nilai silaturahmi, pentingnya menjaga hubungan antar sesama, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah perbedaan. Kegiatan ditutup dengan hiburan musik campur sari, yang menambah kehangatan suasana kebersamaan. Diharapkan, Paguyuban Warga Nganjuk Nyawiji Sampit mampu menjadi ruang silaturahmi yang solid serta ikut menjaga keharmonisan di Kota Sampit.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


