PALANGKA RAYA,katakata.co.id – PT PLN (Persero) terus memperkuat kolaborasi dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Tengah sebagai langkah strategis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah tersebut. Sinergi itu diwujudkan melalui audiensi sekaligus inspeksi kesiapan sistem di Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran manajemen PLN dari Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP Kalbagbar), serta Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng).
Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan memperkuat mitigasi risiko sekaligus memastikan pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat, objek vital, hingga proyek-proyek strategis nasional yang tengah berkembang di Kalimantan Tengah.
Kepala BINDA Kalimantan Tengah, Marsekal Pertama TNI Muhammad Nur, S.Sos., menilai pasokan listrik yang andal menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
«”Banyak proyek strategis nasional yang sedang berjalan di Kalimantan Tengah dan listrik menjadi salah satu faktor vital dalam mendukung keberhasilannya. Kami mengapresiasi respons cepat PLN dalam menangani berbagai persoalan kelistrikan yang terjadi di lapangan,” ujarnya.»
Setelah audiensi, rombongan BINDA bersama jajaran manajemen PLN melakukan peninjauan langsung ke UPT Palangkaraya. Inspeksi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, peralatan, serta personel operasional dalam menjaga keandalan sistem transmisi.
Manager PLN UPT Palangkaraya, Eko Prasetyo, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pemeliharaan berkala dan pengawasan terhadap aset transmisi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan.
«”Kami secara periodik melaksanakan pemeliharaan dan pengawasan intensif pada titik-titik yang berpotensi menyebabkan gangguan. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi risiko sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga,” kata Eko.»
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keandalan sistem kelistrikan tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur, tetapi juga pada kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan.
«”Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur dan personel, tetapi juga oleh sinergi yang kuat dengan para pemangku kepentingan. Kolaborasi bersama BINDA Kalimantan Tengah semakin memperkuat upaya PLN dalam memitigasi berbagai potensi risiko sehingga pasokan listrik bagi masyarakat, objek vital, dan proyek strategis nasional tetap andal,” tutur Riko.»
Melalui sinergi tersebut, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menyukseskan berbagai proyek strategis nasional yang sedang berjalan di Kalimantan Tengah.
Penulis : Ardi
EDitor : Ika


