SAMPIT, katakata.co.id – Seekor buaya sempat terlihat muncul di Sungai Mentaya, Kecamatan Mentaya Seberang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat digelarnya Lomba Dayung Tradisional Habaring Hurung 2026, Minggu pagi (11/1/2026).
Penampakan buaya tersebut terjadi sekitar pukul 09.40 WIB. Meski sempat menghebohkan peserta dan penonton, kemunculan satwa liar itu tidak sampai mengganggu jalannya lomba. Lomba dayung diselenggarakan dalam rangka Festival Budaya Habaring Hurung dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kotim.
Petugas pengamanan yang berjaga di lokasi, termasuk tim dari Basarnas, langsung melakukan pemantauan dan pengamanan di sekitar lintasan lomba. Buaya tersebut disebut hanya muncul sesaat, sebelum akhirnya menjauh dari area perlombaan.
“Buaya hanya muncul sebentar sebelum lomba dimulai. Petugas Basarnas langsung menghalau, sehingga pertandingan dayung bisa berjalan sesuai yang telah ditentukan,” ujar Fahmi, pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim.
Setelah dinyatakan aman dan buaya tidak lagi terlihat di sekitar lintasan, perlombaan dayung tradisional dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disusun panitia.
Salah seorang penonton, Sidik, mengaku sempat terkejut melihat kemunculan buaya di area sungai. Namun ia memastikan lomba tetap berjalan. “Sempat kaget karena buaya tiba-tiba muncul di sekitar lintasan,” katanya.
Warga setempat menyebutkan, kemunculan buaya di Sungai Mentaya, khususnya wilayah Mentaya Seberang, sudah cukup sering terjadi. Satwa liar tersebut memang kerap terlihat muncul, sehingga masyarakat setempat mengaku sudah cukup terbiasa dengan kondisi tersebut.
Meski lomba berjalan lancar, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat menggelar kegiatan di sungai yang merupakan habitat alami buaya, agar keselamatan peserta dan penonton tetap terjaga.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika


