NANGA BULIK,katakata.co.id– Ribuan masyarakat memadati ruas jalan utama Kota Nanga Bulik dalam rangka mengikuti Pawai Gema Hijriah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh DPD BKPRMI Kabupaten Lamandau dan dibuka secara langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, di Lapangan Kartawana.
Sebanyak 29 kafilah dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1.100 orang ikut ambil bagian dalam kegiatan bernuansa Islami tersebut. Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya santri TK/TPA, kelompok majelis taklim, serta perwakilan lembaga pendidikan.
Mengangkat tema “Bersama Muharram Menebar Kebaikan dan Menguatkan Ukhuwah Islamiah”, kegiatan ini menjadi ajang untuk menyambut tahun baru Islam sekaligus mengajak umat melakukan evaluasi diri dan meningkatkan kepedulian sosial.
Dalam kesempatan itu, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaikan bahwa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW memiliki makna penting bagi kehidupan umat Islam. Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Muharram sebagai dorongan untuk memperbaiki diri, memperkuat karakter, dan memberikan manfaat bagi sesama.
Ia juga memberikan penghargaan kepada BKPRMI Lamandau serta seluruh panitia dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya acara dengan lancar. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat memperkuat kebersamaan dan menjaga kerukunan masyarakat.
Prosesi pelepasan pawai dilakukan dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Lamandau. Para peserta kemudian berjalan menyusuri sejumlah jalan protokol Nanga Bulik dengan menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari pakaian bernuansa Islami, hiasan kendaraan, hingga lantunan selawat yang diiringi musik rebana.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang berkumpul di sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan kemeriahan kegiatan tersebut.
Ketua DPD BKPRMI Lamandau, Abdul Basir, menyebut Pawai Gema Hijriah menjadi sarana dakwah yang dikemas secara positif serta menjadi ruang silaturahmi antarwarga. Ia berharap kegiatan ini terus berkembang dan mampu menumbuhkan semangat hijrah di tengah masyarakat.
“Pawai ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga upaya menanamkan nilai-nilai Islam dan mempererat persaudaraan,” tuturnya.
Penulis: Wiyandri
Editor : Ardi


