PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, didampingi Wakil Wali Kota, Achmad Zaini, memaparkan capaian program 100 hari kerja di halaman Kantor Wali Kota setempat.
Fairid menyebut kegiatan ini sebagai bentuk komitmen awal kepemimpinannya untuk menjawab persoalan mendesak sekaligus menunjukkan keseriusan menjalankan pemerintahan dengan hati, integritas, dan hasil yang terukur.
“Program 100 hari kerja bukan sekadar simbol politik, tetapi tolok ukur awal kami untuk memimpin dan memberikan perubahan nyata bagi masyarakat Palangka Raya,” ujarnya, Rabu (4/6/2025).
Selama 100 hari pertama, Fairid Naparin dan Achmad Zaini memfokuskan sembilan program prioritas, yaitu melanjutkan pembangunan infrastruktur, layanan BPJS gratis, operasi pasar murah atau sembako murah, bantuan rumah bersubsidi bagi keluarga kurang mampu, peningkatan insentif bagi ketua RT, RW, dan tokoh adat, pemberian subsidi BLT, penyaluran sembako gratis dua kali setahun, program beasiswa pendidikan, serta pelatihan dan pemberian modal kerja untuk pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
Selain program prioritas tersebut, seluruh perangkat daerah juga menjalankan program masing-masing yang bersinergi untuk mendukung pembangunan kota secara berkelanjutan.
Menurut Fairid, seluruh program dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan menyelesaikan persoalan kota secara terukur, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.
Berdasarkan evaluasi dan monitoring Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), seluruh program yang dicanangkan sejak pelantikan pada 20 Februari 2025 hingga 31 Mei 2025 telah terlaksana 100 persen, meskipun menghadapi tantangan teknis, kondisi lapangan, cuaca, dan keterbatasan anggaran.
“Ekspose ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang mewujudkan pemerintahan yang amanah dan berpihak pada rakyat. Kami akan terus memperbaiki kekurangan, menjaga semangat kerja, dan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pembangunan ke depan,” pungkasnya. (pri/red)


