PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Sekitar 1.500 siswa dan siswi Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Palangka Raya mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Training One Minute Awareness (OMA) di Aula Jayang Tingang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusias. Para siswa tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hingga kegiatan Training One Minute Awareness (OMA) bersama motivator nasional Nanang Qosim Yusuf.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah M. Reza Prabowo yang mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalteng Rus’ansyah, Kepala Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalteng Amruddin, Kepala MAN Kota Palangka Raya Murjani, serta para kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan M. Reza Prabowo, para siswa diajak menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai landasan dalam membangun karakter dan meraih masa depan.
Gubernur menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, berakhlak dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif.
Para pelajar juga diingatkan untuk menjauhi narkoba, minuman keras, pinjaman online yang tidak sehat serta berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Menurut Gubernur, tidak ada cita-cita yang mustahil selama disertai kemauan, usaha sungguh-sungguh dan doa.

Selain mendapatkan motivasi, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk menyampaikan langsung aspirasi terkait kebutuhan pendidikan. Sejumlah siswa mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran, termasuk penyediaan papan tulis digital di madrasah.
Aspirasi tersebut mendapat respons positif dari M. Reza Prabowo. Berbagai masukan dari para siswa akan disampaikan kepada Gubernur Kalteng sebagai bahan perhatian pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap siswa madrasah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, kepercayaan diri dan motivasi untuk meraih cita-cita.
Kegiatan Maulid Nabi dan Training OMA ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, madrasah, tenaga pendidik dan siswa dalam menyiapkan generasi muda Kalteng yang berkualitas dan berdaya saing.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


