PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangkaraya, Wayan Arya Budiartawan, menegaskan bahwa pelaksanaan program buka puasa bersama keluarga bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan secara ketat.
Hal tersebut disampaikan Wayan Arya saat ditemui usai kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama warga binaan di Rutan Kelas IIA Palangkaraya, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, pihak rutan tidak melaksanakan kegiatan secara bersamaan untuk seluruh WBP, melainkan dilakukan secara bergiliran berdasarkan blok hunian.
“Kami dari Rutan tentunya mempertimbangkan faktor keamanan. Semua melalui analisa keamanan. Kegiatan ini dilakukan secara bergiliran, sehingga seluruh warga binaan yang beragama Muslim tetap mendapatkan kesempatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, penjadwalan telah diatur oleh petugas keamanan dan didahului dengan assessment serta pertimbangan risiko. Hal ini dilakukan bukan untuk mendiskriminasi atau membatasi hak warga binaan, melainkan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman.
“Kami ingin semuanya bisa bersama-sama, tetapi ada keterbatasan dalam hal pengamanan, baik dari sisi SDM maupun kuantitas petugas. Itu yang menjadi pertimbangan kami,” jelasnya.
Program buka puasa bersama keluarga ini menjadi salah satu layanan unggulan Rutan Kelas IIA Palangkaraya pada Ramadan tahun ini. Melalui program tersebut, WBP diberikan kesempatan untuk merasakan suasana kebersamaan dengan keluarga di lingkungan rutan.
“Keuntungannya tentu mereka mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan karena bisa berada di tengah keluarga, meski dalam suasana terbatas,” katanya.
Namun demikian, pihak rutan tetap melakukan mitigasi risiko secara ketat. Setiap pengunjung wajib melalui proses pendaftaran, identifikasi, pemeriksaan badan, serta penggeledahan barang bawaan sebelum memasuki area kunjungan.
Wayan menjelaskan, selama Ramadan kegiatan buka puasa bersama keluarga dilaksanakan setiap hari Rabu dan Jumat, dengan sistem bergiliran per blok. WBP terlebih dahulu mengonfirmasi kehadiran keluarga melalui fasilitas wartel yang tersedia, atau keluarga dapat langsung mendaftar di bagian depan dengan mengikuti prosedur pemeriksaan yang berlaku.
“Kami tetap mengedepankan keamanan, termasuk identifikasi pengunjung. Karena itu tidak bisa dilaksanakan secara berbarengan untuk semua warga binaan,” tegasnya.
Dengan sistem tersebut, pihak Rutan berharap seluruh WBP Muslim tetap dapat merasakan momen kebersamaan Ramadan bersama keluarga, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


