SAMPIT, katakata.co.id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit terus memperkuat sinergi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit dalam mendukung proses pembinaan dan pemenuhan hak integrasi bagi warga binaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dua Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang digelar di Ruang Serba Guna “Jelawat” Lapas Sampit, Kamis (23/7/2026).
Sidang TPP membahas sejumlah usulan program integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), mulai dari Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), hingga usulan penempatan tamping kerja dalam tembok. Keterlibatan Pembimbing Kemasyarakatan bertujuan memastikan setiap usulan telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam pembahasan tersebut, para PK memberikan pertimbangan profesional berdasarkan hasil penelitian kemasyarakatan, perkembangan pembinaan, serta kesiapan warga binaan untuk mengikuti program reintegrasi sosial. Proses ini menjadi bagian penting dalam menghasilkan keputusan yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Kepala Bapas Kelas II Sampit, Prayudha Rachmadany, menegaskan bahwa partisipasi aktif Bapas dalam Sidang TPP merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat kolaborasi antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan.
«”Melalui Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan, setiap usulan hak integrasi dapat dikaji secara komprehensif sehingga keputusan yang dihasilkan benar-benar mempertimbangkan aspek pembinaan, kesiapan warga binaan, serta keamanan masyarakat. Bapas Sampit akan terus bersinergi dengan Lapas Sampit dalam mendukung proses reintegrasi sosial yang berkualitas,” ujar Prayudha.»
Menurutnya, sinergi antara Bapas dan Lapas menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada keberhasilan pembinaan. Melalui koordinasi yang berkesinambungan, setiap proses pemberian hak integrasi diharapkan mampu mendukung kembalinya warga binaan ke tengah masyarakat secara bertanggung jawab.
Bapas Kelas II Sampit menegaskan akan terus memperkuat kerja sama dengan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan guna menghadirkan layanan pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, serta berfokus pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


