PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus berkomitmen mewujudkan Palangka Raya sebagai Kota Layak Anak (KLA).
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa program KLA bukan sekadar agenda pemerintah, melainkan gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat.
“Program KLA bukan sekadar program semata, tetapi gerakan bersama untuk memastikan setiap anak dapat tumbuh, berkembang, dan beraktivitas secara optimal,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa anak merupakan aset berharga sekaligus penentu masa depan bangsa. Oleh karena itu, pemenuhan hak anak, mulai dari hak hidup, tumbuh dan berkembang, mendapatkan perlindungan, hingga berpartisipasi aktif, harus menjadi tanggung jawab bersama.
Zaini mengungkapkan, hingga saat ini Pemko Palangka Raya terus memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.
Sinergi tersebut difokuskan untuk pemenuhan lima klaster hak anak, yakni hak sipil dan kebebasan, pengasuhan, kesehatan, pendidikan, serta perlindungan khusus bagi anak.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan pelayanan publik di Palangka Raya selalu berperspektif anak,” tuturnya.
Menurutnya, anak-anak harus merasa aman, bahagia, serta memiliki ruang yang memadai untuk beraktivitas dan berkreasi.
Zaini juga mengapresiasi berbagai capaian positif yang telah diraih Kota Palangka Raya dalam penyelenggaraan KLA.
Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan, di antaranya peningkatan kualitas pengasuhan, penanganan kasus kekerasan terhadap anak, serta penyediaan ruang bermain dan ruang kreatif yang aman.
“Diperlukan komitmen bersama semua pihak agar Palangka Raya benar-benar menjadi kota yang layak, inklusif, dan ramah bagi anak-anak,” tutupnya.
Penulis : Nopri
Editor : Zainal


