PULANG PISAU,katakata.co.id- Posyandu kini bertransformasi jauh melampaui peran awalnya yang hanya sebagai pusat layanan kesehatan saja, hal ini ditegaskan oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, saat kunjungan kerjanya di Posyandu Suka Maju, Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, pada Selasa (17/6/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan implementasi New Era Posyandu yang mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai pijakan dalam pemberian layanan dasar masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Aisyah didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pulang Pisau Hj. Hasanah Rifa’i, para kepala perangkat daerah dari Provinsi dan Kabupaten, Camat Kahayan Tengah, serta Kepala Desa Tuwung.
Aisyah menekankan pentingnya transformasi Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat yang holistik, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa fungsi Posyandu kini telah berkembang jauh melampaui peran tradisionalnya sebagai pos kesehatan ibu dan anak.
“Transformasi Posyandu bukan hanya soal imunisasi atau timbang bayi. Kini Posyandu hadir sebagai pusat layanan yang holistik, terintegrasi, dan berkelanjutan. Diperlukan komitmen dan kolaborasi lintas sektor agar manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Aisyah.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam membangun daerah dari tingkat paling dasar, yaitu desa.
“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk nyata implementasi visi dan misi Bapak Gubernur untuk membangun Kalimantan Tengah dari desa. Kami yakin, kemajuan daerah akan terwujud jika pembangunan dimulai dari masyarakat desa, melalui penguatan layanan dasar seperti Posyandu,” tegas Aisyah.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat Desa Tuwung. Bantuan tersebut mencakup alat pendidikan, peralatan sanitasi dan kesehatan, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), program renovasi rumah tidak layak huni sebesar Rp30 juta per kepala keluarga, serta paket sembako untuk warga prasejahtera.
Aisyah juga mengapresiasi peran aktif kader Posyandu dan mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi layanan sangat bergantung pada peningkatan kapasitas dan dedikasi para kader, terutama dalam mendampingi ibu hamil, balita, dan lansia.
Sementara itu, Kepala Desa Tuwung dalam laporannya menyampaikan bahwa desa dengan jumlah penduduk 788 jiwa ini memiliki anggaran pelayanan sosial dasar sebesar Rp178 juta. Desa Tuwung memiliki satu Puskesdes dan satu Posyandu yang telah beroperasi sejak tahun 1995. Kini, Posyandu Suka Maju berkembang menjadi Posyandu Mandiri Holistik Integratif yang menempati bangunan permanen milik sendiri.
Posyandu ini dikenal aktif dan inovatif dalam memberikan layanan. Di antaranya adalah program Sertifikat “Lulus ASI Eksklusif” bagi ibu yang berhasil menyusui selama enam bulan, serta program rutin Bantuan Makanan Tambahan (BMT) bagi balita, ibu hamil dan menyusui, serta lansia.
Ketua TP-PKK Kabupaten Pulang Pisau, Hj. Hasanah Rifa’i, turut menyampaikan komitmen untuk mendukung transformasi Posyandu berbasis enam SPM di seluruh desa di wilayahnya.
“Kami siap berkolaborasi dan mendampingi desa. Kami juga berharap perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk kemajuan Posyandu di Pulang Pisau,” tegas Hasanah.
Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan desa yang sehat, cerdas, dan mandiri melalui optimalisasi peran Posyandu sebagai ujung tombak layanan dasar masyarakat. (ard/red)


