JAKARTA,katakata .co.id– Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menuai apresiasi.
Pada ajang TOP CSR Awards 2026, perusahaan berhasil meraih penghargaan Bintang 3 Level Site Program berkat implementasi dua program pemberdayaan masyarakat yang dinilai memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Raffles Hotel Jakarta pada 25 Mei 2026 dan diterima oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIP3B Kalimantan, Endah Trianingtiyas.
Keberhasilan ini ditopang oleh dua program unggulan, yakni pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) untuk pengembangan keterampilan warga binaan di Lapas Kelas IIA Balikpapan serta program budidaya ikan berbasis teknologi akuakultur yang dijalankan bersama Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Nila Balap Maju Mapan di Desa Jembayan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Dalam program FABA, PLN UIP3B Kalimantan memberikan dukungan berupa peralatan produksi batako berbahan dasar limbah hasil pembakaran batu bara serta pelatihan kepada 60 warga binaan. Hingga akhir 2025, program tersebut telah mengolah 171 ton material FABA menjadi 5.825 unit batako yang berhasil dipasarkan.
Selain menciptakan nilai ekonomi, program ini juga membuka peluang peningkatan keterampilan dan kemandirian bagi para peserta.
Sementara itu, program akuakultur hadir sebagai solusi terhadap fenomena Bangai, yang kerap menyebabkan tingginya tingkat kematian ikan budidaya. Melalui bantuan aerator dan sarana pendukung budidaya, produktivitas kelompok pembudidaya ikan meningkat signifikan hingga mencapai 1–2 ton per bulan.
Program ini juga mampu menyelamatkan sekitar 1 ton ikan setiap bulan dari risiko kematian serta menciptakan efisiensi biaya pakan dengan nilai ekonomi mencapai Rp73,1 juta dalam kurun empat bulan.
Menurut Endah Trianingtiyas, penghargaan yang diraih merupakan buah dari sinergi antara PLN, mitra pelaksana, dan masyarakat penerima manfaat.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik dapat menghasilkan program yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terukur. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program TJSL yang relevan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi pendorong bagi perusahaan untuk terus mengembangkan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemanfaatan FABA dan pengembangan budidaya ikan berbasis teknologi merupakan langkah nyata dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki daya saing, sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Melalui berbagai inisiatif TJSL yang dijalankan, PLN UIP3B Kalimantan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan manfaat berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kalimantan.
Penulis: Ardi
Editor : Ika


