SAMPIT, katakata.co.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur bersiap memasuki kawasan belakang eks Golden di Jalan Rahadi Usman, Sampit. Wilayah tersebut selama ini diduga kuat menjadi titik rawan peredaran gelap narkoba dan beberapa kali menjadi lokasi pengungkapan kasus oleh aparat kepolisian.
Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba terus digencarkan BNNK Kotim melalui Operasi Gabungan Pemulihan Kawasan Rentan Narkoba. Dalam rangka pelaksanaan operasi tersebut, BNNK menggelar rapat koordinasi bersama DPRD Kotim, pemerintah daerah, Polres Kotim, serta instansi terkait lainnya.
Salah satu sasaran utama operasi adalah kawasan belakang eks Golden yang disebut-sebut menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika. Operasi ini akan mengedepankan pendekatan pencegahan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan aparat keamanan.
Kepala BNNK Kotawaringin Timur, AKBP Muhammad Fadli, menjelaskan bahwa tujuan utama operasi ini adalah memberikan penyadaran kepada warga agar tidak terlibat dalam aktivitas peredaran maupun penggunaan narkoba. Edukasi dan pendekatan persuasif menjadi langkah awal untuk memutus rantai peredaran barang haram tersebut.
Namun, Fadli menegaskan bahwa apabila upaya pencegahan tidak membuahkan hasil, operasi akan dilanjutkan dengan tindakan tegas terhadap para pelaku, baik pengedar maupun pengguna narkotika.
BNNK Kotim berharap, operasi pemulihan kawasan ini mampu mengembalikan rasa aman masyarakat, sekaligus menekan peredaran narkoba di titik-titik rawan yang selama ini menjadi perhatian aparat penegak hukum.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


