KUALA KAPUAS, katakata.co.id — Legislator Kabupaten Kapuas, Algrin Gasan, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas penyaluran bantuan alat tangkap ikan berupa puluhan unit perahu mesin kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Kecamatan Kapuas Barat.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
“Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Algrin saat ditemui di Kuala Kapuas, Rabu (20/8/2025).
Menurut legislator dari Partai Golkar tersebut, keberadaan perahu mesin akan membantu nelayan menjangkau wilayah tangkapan yang lebih luas secara efisien. Dengan demikian, produktivitas nelayan berpotensi meningkat dan berdampak langsung terhadap pendapatan keluarga.
Algrin menegaskan, program bantuan sarana perikanan seperti ini hendaknya menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam pemberdayaan nelayan. Selain alat tangkap, pemerintah juga didorong untuk memberikan pelatihan dan pendampingan, guna meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok nelayan.
“Pemberdayaan nelayan tidak cukup hanya dengan penyediaan alat, namun juga harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar benar-benar dapat mandiri,” ujar Algrin yang kembali terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas II, meliputi Kecamatan Kapuas Barat, Mantangai, dan Basarang.
Ia juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan secara kolektif dan bertanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan program sangat ditentukan oleh partisipasi aktif dan kesadaran anggota kelompok nelayan penerima.
“Saya berharap seluruh anggota KUB dapat menjaga, merawat, serta menggunakan perahu mesin sesuai tujuan, sehingga manfaatnya dirasakan secara kolektif dan berkelanjutan,” katanya.
Algrin menyatakan optimisme bahwa dengan dukungan nyata dari pemerintah, sektor perikanan di Kabupaten Kapuas, khususnya di Kapuas Barat, akan semakin berkembang. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mendukung program-program pembangunan daerah.
“Bantuan ini bukan sekadar simbol perhatian, melainkan investasi jangka panjang bagi peningkatan taraf hidup nelayan serta penguatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal,” kata Algrin.
Penulis : Ard
Editor : Ika


