PALANGKA RAYA, katakata.co.id — Puluhan peserta Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I tingkat Provinsi Kalimantan Tengah mengalami keracunan massal, Sabtu malam. Para peserta, yang terdiri dari anak-anak hingga remaja, mendadak mengalami gejala sakit perut, mual, dan muntah usai mengonsumsi nasi kotak yang disediakan panitia di GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya.
Para korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Betang Pambelum untuk mendapatkan penanganan medis. Petugas kesehatan bergerak cepat memberikan perawatan, mengingat sebagian peserta mengalami gejala cukup berat.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turut menjenguk para peserta yang mengalami dugaan keracunan tersebut. Ia meminta pihak terkait bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan kondisi seluruh peserta yang terdampak.
“Yang penting anak-anak segera pulih. Pemerintah akan memastikan penanganannya berjalan maksimal,” ujarnya.
Ketua Panitia Pesparani, Sutoyo, membenarkan adanya insiden keracunan massal tersebut. Menurutnya, pihak panitia telah berkoordinasi dengan rumah sakit serta instansi terkait untuk memastikan seluruh peserta mendapat perawatan terbaik.
Hingga kini, sejumlah peserta telah diperbolehkan pulang. Namun masih ada 38 peserta yang menjalani perawatan intensif, dan 24 di antaranya masih membutuhkan penanganan lanjutan.
Sutoyo menambahkan, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut. “Kami menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui apa yang menjadi penyebabnya,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih terus melakukan pendalaman terkait dugaan keracunan massal tersebut.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ririen Binti


