PALANGKA RAYA,katakata.co.id– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Pembukaan Pelatihan Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kalimantan Tengah Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Jayang Tingang Lantai II, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (26/9/2025).
Acara strategis ini dihadiri oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen Republik Indonesia Reda Manthovani, Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi., serta unsur Forkopimda se-Kalteng. Kehadiran para pejabat pusat dan daerah menegaskan sinergi dalam memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya koperasi dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Ia mengajak seluruh pengurus untuk mengelola koperasi dengan profesional, transparan, dan akuntabel. “Koperasi Merah Putih harus menjadi wadah gotong royong masyarakat, sejalan dengan filosofi Huma Betang, demi mewujudkan Kalteng Berkah dan Indonesia Emas 2045,” ujar Agustiar.
Sebagai wujud nyata dukungan, dilakukan penyerahan bantuan modal usaha senilai Rp200 juta dari perusahaan perkebunan kepada Koperasi Desa Merah Putih binaan Kejaksaan Negeri. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Agustiar Sabran, yang disambut antusias oleh para pengurus koperasi sebagai modal awal mengembangkan usaha produktif.
Pada kesempatan yang sama, JAM Intelijen RI Reda Manthovani menyampaikan pidato. Ia menegaskan bahwa koperasi menjadi bagian penting dari program prioritas nasional yang akan dijalankan mulai tahun 2026. “Kejaksaan berkewajiban mengawal program strategis pemerintah, termasuk penguatan koperasi. Ekonomi berputar dari bisnis, dan bisnis paling dasar ada di desa melalui BUMDes dan koperasi. Langkah yang kita mulai di Kalimantan Tengah ini merupakan awal yang baik untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Reda juga mengapresiasi kepedulian Gubernur Agustiar Sabran yang aktif mendorong penguatan ekonomi desa. Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah, kementerian, dan aparat penegak hukum sangat penting agar koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Dengan begitu, visi Presiden RI untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan usaha mikro dan koperasi dapat terwujud.
Acara kemudian berlanjut dengan penyerahan cenderamata oleh Gubernur Agustiar Sabran kepada JAM Intelijen RI Reda Manthovani serta Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi. Pemberian cenderamata ini menjadi simbol sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat peran koperasi, sekaligus membuka rangkaian kegiatan pelatihan yang dilanjutkan dengan sesi materi dan diskusi teknis bagi para pengurus koperasi. (dri/red)


