PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang, menekankan bahwa upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak bisa hanya bergantung pada regulasi, melainkan juga harus diperkuat dengan peran aktif masyarakat.
Menurutnya, edukasi lingkungan perlu digalakkan secara masif agar masyarakat memahami risiko dan dampak karhutla, terutama di wilayah gambut yang sangat rentan terbakar.
“Pencegahan karhutla harus dimulai dari kesadaran bersama. Tanpa dukungan masyarakat, regulasi sekuat apa pun akan sulit berjalan efektif,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).
Selain itu, Bennie juga mengingatkan pentingnya pengawasan aparat di lapangan agar setiap praktik pembukaan lahan sesuai aturan dan tidak menimbulkan kerugian lingkungan.
Ia menilai sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisasi potensi karhutla di Kalteng.
“Kalau masyarakat teredukasi, aturan ditegakkan, dan pengawasan berjalan, maka peluang karhutla bisa ditekan secara signifikan,” tegasnya. (pri/red)


