PALANGKA RAYA, katakata.co.id- Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, berharap Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya segera mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kekurangan tenaga pendidik yang diperkirakan terjadi dalam beberapa tahun ke depan.
Arif mengatakan, antisipasi perlu dilakukan sejak dini mengingat pada 2026 puluhan guru diperkirakan akan memasuki masa pensiun. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi proses belajar mengajar apabila tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga pendidik pengganti.
“Pemerintah kota harus memiliki langkah strategis agar kekurangan tenaga pendidik tidak sampai mengganggu kualitas pendidikan di sekolah-sekolah,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Ia menilai pemerintah perlu melakukan pemetaan kebutuhan guru di setiap sekolah agar langkah yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan. Sejumlah mata pelajaran, seperti pendidikan agama dan pendidikan jasmani, masih membutuhkan tambahan tenaga pendidik di beberapa sekolah.
Selain menyiapkan kebijakan penambahan guru, Arif juga mendorong pemerataan distribusi tenaga pendidik agar seluruh sekolah memperoleh jumlah guru yang sesuai dengan kebutuhan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan pendidikan sembari menunggu adanya kebijakan rekrutmen tenaga pendidik baru.
Menurutnya, sektor pendidikan harus menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh sebab itu, kekurangan tenaga pendidik perlu diantisipasi melalui perencanaan yang matang dan berkelanjutan.
“Pendidikan merupakan sektor yang sangat penting. Jangan sampai kekurangan guru berdampak pada kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan bagi para siswa,” tutupnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


