KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Lahan Sawit Warga Bagendang Tengah Dilalap Api, 20 Hektare Terbakar
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Pemkab Kotawaringin Timur

Lahan Sawit Warga Bagendang Tengah Dilalap Api, 20 Hektare Terbakar

Kamis, 13 Agustus 2026 06:18
Bagikan
3 Min Read
Kebun sawit warga di Desa Bagendang Tengah habis terbakar akibat terdampak karhutla.
Bagikan

SAMPIT, KATAKATA.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Di Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, sekitar 20 hektare kebun kelapa sawit milik warga dilaporkan terdampak kebakaran.

Tanaman yang terbakar memiliki usia beragam, mulai dari sawit muda hingga tanaman yang sudah memasuki masa produktif. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian bagi pemilik kebun, terutama karena sebagian tanaman masih dalam tahap pertumbuhan.

Kepala Desa Bagendang Tengah, Untung Sukardi mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, luasan kebun warga yang terdampak mencapai sekitar 20 hektare.

“Yang sudah dipastikan terdampak sekitar 20 hektare. Kebanyakan kebun sawit milik warga. Ada yang baru berumur sekitar dua tahun, ada juga yang sudah tiga tahun dan sudah memasuki masa produktif,” katanya, Kamis (13/8/2026).

Menurut Untung, tingkat kerusakan tanaman berbeda-beda. Sawit yang masih berusia muda lebih rentan mati setelah terbakar, sedangkan tanaman yang lebih tua masih berpeluang bertahan, tetapi pertumbuhannya dapat terganggu.

“Kalau sawit yang baru ditanam mungkin bisa mati. Kalau yang sudah produksi mungkin tidak mati, tetapi pertumbuhannya terhambat, tidak subur dan lambat pemulihannya,” ujarnya.

Selain kerusakan tanaman, kebakaran juga berpotensi mengganggu pendapatan masyarakat. Tanaman yang terdampak tidak dapat dipanen secara normal, sehingga hasil perkebunan warga ikut terancam.

Pemerintah desa masih melakukan pendataan untuk mengetahui secara lebih rinci luasan lahan dan tingkat kerusakan. Total kerugian yang dialami masyarakat hingga kini belum dapat dipastikan.

Di sisi lain, ancaman kebakaran belum sepenuhnya berakhir. Untung menyebut sejumlah titik api masih ditemukan di kawasan perkebunan. Pemerintah desa bersama warga kini memprioritaskan penjagaan terhadap lahan yang belum terbakar.

“Masih hidup, apinya masih hidup. Kami sekarang menjaga yang belum terbakar, termasuk kebun desa dan kebun masyarakat,” ungkapnya.

Kondisi angin yang cukup kencang juga menjadi perhatian karena dapat mempercepat pergerakan api menuju kawasan perkebunan lainnya.

Pengalaman menghadapi kebakaran pada musim kemarau sebelumnya membuat pemerintah desa telah memiliki pemetaan kawasan yang dinilai rawan. Masyarakat, khususnya pemilik kebun, diminta meningkatkan pengawasan terhadap lahannya masing-masing.

“Kalau musim kemarau sudah berlangsung dua sampai tiga bulan, kebun itu biasanya ada saja yang terbakar. Karena itu, kita sudah tahu pemetaannya. Tinggal bagaimana masing-masing pemilik kebun menjaga lahannya agar tidak terbakar,” tegas Untung.

 

Editor: Juniardi

 

Editor Katakata Kamis, 13 Agustus 2026 06:18
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Bias Layar : Saya Ingatkan Kepada Kepala Daerah Se-Kalteng Hati-Hati Dalam Kelola Keuangan Daerah
Selasa, 18 Agustus 2026 12:06
Diduga Jual Nama GDAN, Imar Alias Kacong Akan menghadapi Sidang Adat
Selasa, 11 Agustus 2026 16:19
GDAN: Deklarasi Iman Ratusan Remaja dan Pemuda GKE, Wujud Perlawanan terhadap Narkoba
Jumat, 28 Agustus 2026 14:44
Dari Jejak Penerjun hingga Buku Sejarah: Perjuangan Pemuda Dayak AURI, Kami Datang untuk Kalimantan
Senin, 17 Agustus 2026 19:53
Mampukah Prof. Juni Gultom Membawa Perahu Dayung Kalteng Melaju Kencang ?
Selasa, 1 September 2026 11:37

Berita Terbaru

Bentuk Kepedulian, Yansen Binti Bagikan Ratusan Bingkisan Vitamin 
Kalimantan Tengah Palangka Raya Sabtu, 5 September 2026 15:30
Asap Karhutla Makin Mengancam, Seruyan Siapkan Opsi Belajar Daring
Kalimantan Tengah Pemkab Seruyan Seruyan Jumat, 4 September 2026 23:29
Plasma 20 Persen Belum Tuntas, Pemkab Seruyan Tempuh Jalur Kementerian
Kalimantan Tengah Pemkab Seruyan Seruyan Jumat, 4 September 2026 23:22
Karhutla Kepung Seruyan Raya, Sekolah Didorong Beralih Daring
DPRD Seruyan Kalimantan Tengah Pemkab Gunung Mas Seruyan Jumat, 4 September 2026 17:43
Bupati Seruyan: Komunikasi Publik Bukan Sekadar Publikasi, Media Punya Peran Strategis
Kalimantan Tengah Pemkab Seruyan Seruyan Jumat, 4 September 2026 17:38

You Might Also Like

Pemkab Kotawaringin Timur

Polisi Tangani 16 Kasus Karhutla di Kotim, Puluhan Saksi Diperiksa

Kamis, 3 September 2026 21:24
Pemkab Kotawaringin Timur

Lebih Sebulan Hadapi Karhutla, Pemkab Kotim Periksa Kesehatan Petugas dan Relawan

Kamis, 3 September 2026 21:21
Pemkab Kotawaringin Timur

Terancam Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Dievakuasi dari Kawasan Hutan Sampit

Kamis, 3 September 2026 21:16
Bupati Kotim, Halikinnor, saat meninjau penanganan karhutla yang terjadi di Sampit, Selasa (1/9/2026).
Pemkab Kotawaringin Timur

Kotim Akan Mendapat Bantuan 10 Mobil Tangki Untuk Tangani Karhutla

Kamis, 3 September 2026 21:13
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?