SAMPIT, KATAKATA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mulai memperkuat penanganan krisis air bersih di Kecamatan Pulau Hanaut. Sebanyak 9.000 liter air bersih dikirim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kemarau panjang.
Pendistribusian dilakukan pada Jumat (21/8/2026) dengan melibatkan dua mobil tangki, masing-masing milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim serta Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mentaya Sampit.
Air bersih tersebut disalurkan ke tiga desa, yakni Desa Serambut, Bantian dan Babaung.
Wakil Bupati Kotim, Irawati mengatakan, penyaluran dilakukan setelah pemerintah menerima laporan mengenai kesulitan masyarakat mendapatkan air layak konsumsi.
“Hari ini saya bersama Kadis Damkarmat meninjau langsung pendistribusian air bersih di Kecamatan Pulau Hanaut,” kata Irawati, Sabtu (22/8/2026).
Kemarau berkepanjangan, membuat sumber air masyarakat di wilayah tersebut mengalami penurunan kualitas. Air yang masih tersedia berubah menjadi asin akibat masuknya air laut, sehingga tidak dapat diandalkan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.
Tantangan lainnya adalah kondisi geografis Pulau Hanaut yang berada di seberang Sungai Mentaya. Belum tersedianya akses darat, membuat air yang diangkut menggunakan mobil tangki tidak bisa langsung menjangkau desa-desa tujuan.
Air dari mobil tangki terlebih dahulu dipindahkan ke profil tank berkapasitas 1.200 liter. Selanjutnya, wadah tersebut diangkut menggunakan perahu melalui jalur sungai menuju masyarakat.
Menurut Irawati, pola distribusi tersebut menjadi salah satu solusi untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama krisis air berlangsung.
Ia berharap bantuan air dapat mengurangi beban masyarakat yang harus menghadapi dampak kekeringan berkepanjangan.
Irawati juga menyampaikan apresiasi kepada Damkarmat, Perumdam Tirta Mentaya serta pihak lainnya yang ikut mendukung distribusi air bersih ke wilayah terdampak.
“Semoga sinergi ini terus berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Kotawaringin Timur. Kemarau kita hadapi bersama, kebutuhan masyarakat menjadi prioritas kita,” ujarnya.
Pemkab Kotim memastikan distribusi air bersih akan dilakukan secara berkala selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Wilayah lain yang mengalami kesulitan air juga akan menjadi sasaran penanganan pemerintah.
Editor :Juniardi


