PALANGKA RAYA,katakata.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran meminta semua pihak untuk menyikapi persoalan konflik di area perkebunan dengan kepala dingin dan tanpa provokasi. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai awak media di halaman Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Istana Isen Mulang, Selasa (14/10/2025).
Menanggapi aksi protes masyarakat terkait dugaan perampasan lahan oleh pihak perusahaan, Agustiar menegaskan pentingnya melihat permasalahan secara jernih dan tidak terpancing oleh pihak-pihak tertentu.
“Saya sebagai gubernur dan juga sebagai Ketua DAD, kita harus melihat sesuatu dengan jernih. Jangan sampai ada yang memprovokasi. Apakah itu provokator atau bukan, tentu akan kami telusuri,” ujar Agustiar Sabran.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pusat, Pangdam, dan Kejaksaan Tinggi, untuk mencari solusi terbaik yang berpihak pada kepentingan masyarakat namun tetap sesuai hukum.
“Kami sudah berbicara dengan pihak berwenang, baik dari dinas pusat, Pangdam, maupun Kejati. Semua kami bahas untuk mencari dan mendiskusikan yang terbaik bagi semua pihak,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai langkah terhadap para pekerja yang terdampak, Agustiar memastikan bahwa tindak lanjut akan segera dilakukan.
“Pasti nanti ada langkah ke sana,” katanya singkat.
Gubernur juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penyelesaian persoalan kepada pemerintah serta aparat penegak hukum, agar konflik tidak semakin meluas dan merugikan banyak pihak.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika


