SAMPIT, KATAKATA.CO.ID – Proses pemindahan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ke gedung permanen mulai dilakukan. Untuk tahap awal, sebanyak 50 siswa SMA angkatan pertama kini telah menempati fasilitas permanen di kawasan Sekolah Rakyat Kotim.
Pemindahan dilakukan meski pembangunan gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim masih berlangsung. Sejumlah fasilitas pendukung, terutama asrama, hingga kini masih dalam tahap pengerjaan.
Wakil Bupati Kotim, Irawati mengatakan, progres pembangunan gedung permanen saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada September 2026.
“Kalau secara keseluruhan bangunan ini mencapai sekitar 80 persen. Mudah-mudahan September semuanya selesai,” kata Irawati, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, belum seluruh siswa dapat dipindahkan ke gedung permanen karena fasilitas yang tersedia belum sepenuhnya selesai.
Sekitar 50 siswa tingkat SD angkatan pertama masih menempati gedung Sekolah Rakyat Rintisan, yang sebelumnya digunakan di kawasan Islamic Center Sampit.
Sementara itu, siswa baru tingkat SD, SMP dan SMA tahun ajaran 2026/2027 juga masih harus menyesuaikan kondisi fasilitas yang tersedia.
Keterbatasan ruang membuat sebagian siswa harus berbagi kamar dengan jumlah penghuni yang cukup banyak.
“Belum pindah semua. Karena memang tempatnya belum selesai sepenuhnya, sehingga satu ruangan tadi saja masih ada yang 16 orang,” ujarnya.
Irawati menjelaskan, kapasitas kamar asrama sebenarnya berkisar antara 18 hingga 22 orang. Namun, pemerintah daerah berupaya agar jumlah siswa dalam satu kamar tidak mencapai kapasitas maksimal.
Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan siswa selama mengikuti kegiatan pendidikan dan pembinaan di Sekolah Rakyat.
“Kapasitasnya memang 18 sampai 22. Tapi kalau kita usahakan tidak sampai segitu. Makanya, belum selesai semuanya asramanya,” ungkap Irawati.
Pemindahan seluruh siswa akan dilakukan secara bertahap setelah pembangunan gedung dan fasilitas pendukung, khususnya asrama, dinyatakan siap digunakan.
Editor:Juniardi


