KUALA PEMBUANG, katakata.co.id– Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 resmi berakhir di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Minggu (18/10/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda serta pelestarian seni budaya Islami.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Staf Ahli Bupati Seruyan pada acara penutupan festival yang mempertemukan kontingen dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah tersebut.
FSQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni qasidah, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menanamkan nilai-nilai keagamaan melalui seni budaya.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan pada penutupan, apresiasi disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas sebagai tuan rumah, panitia pelaksana, dewan juri, serta seluruh kontingen yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Para peserta yang meraih juara diharapkan tetap rendah hati dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang berikutnya. Sementara itu, peserta yang belum memperoleh hasil terbaik diingatkan agar tetap bersemangat dan menjadikan festival sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan.
Selain kompetisi, FSQ XII juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial masyarakat, khususnya dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.
Masyarakat diajak membangun solidaritas, mengutamakan upaya pencegahan, serta mendukung petugas dan relawan yang berjuang menangani karhutla. Doa bersama juga dipanjatkan demi keselamatan masyarakat dan seluruh pihak yang bertugas di lapangan.
Bagi Kabupaten Seruyan, keberlanjutan FSQ diharapkan dapat memperkuat pembinaan seni budaya Islami sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.
Melalui dukungan terhadap kegiatan tersebut, Pemkab Seruyan diharapkan terus mengambil bagian dalam menjaga kelestarian seni budaya Islami sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah di Kalimantan Tengah.
Penulis/Editor : Ardi


