PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemko) yang menjalin kerja sama pengelolaan sampah perkotaan terpadu dengan National Institute of Green Technology (NIGT) Korea Selatan.
Ia menuturkan, karakteristik geografis Palangka Raya yang memiliki wilayah sangat luas dengan kepadatan penduduk tidak merata memerlukan pendekatan dan teknologi pengelolaan sampah yang berbeda dibandingkan daerah lain.
“Sebagai salah satu kota terluas di Indonesia, Palangka Raya membutuhkan penanganan sampah yang berbeda. Pemerintah wajib memberikan pelayanan hingga ke seluruh wilayah, dan itu memerlukan sarana, prasarana, serta teknologi yang tepat,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Nenie menjelaskan, pertemuan antara Pemko Palangka Raya dan NIGT Korea Selatan membahas pemaparan arah kebijakan studi kelayakan Integrated Municipal Solid Waste Management (IMSWM). Studi ini diharapkan dapat memetakan peluang kerja sama teknis dalam pengelolaan limbah perkotaan yang terpadu dan berkelanjutan.
“Studi kelayakan IMSWM penting untuk melihat potensi kerja sama yang realistis dan sesuai dengan kondisi daerah, sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan,” tuturnya.
Ia menekankan, keberhasilan program pengelolaan sampah terpadu sangat bergantung pada komitmen kepala daerah, sinergitas lintas perangkat daerah, serta dukungan regulasi yang kuat.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen kepala daerah, penguatan regulasi, serta kualitas sumber daya manusia. Kami tentu mendorong adanya payung hukum yang kuat agar program ini tidak berhenti di tengah jalan,” tegasnya.
Nenie juga menambahkan, seluruh perangkat daerah harus terlibat aktif dalam tata kelola sampah, sekaligus menjadikan pengelolaan lingkungan sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kehadiran NIGT. Setiap upaya yang bertujuan menjaga lingkungan dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat pasti akan kami dukung sepenuhnya,” ucapnya.
Ia berharap, kerja sama antara Pemko Palangka Raya dan NIGT Korea Selatan dapat menjadi kolaborasi jangka panjang yang tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Penulis : Nopri
Editor : Zainal


