PALANGKA RAYA – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kalimantan Tengah (Kalteng) didorong tidak hanya menjalankan fungsi sebagai perusahaan milik pemerintah daerah, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, mengatakan keberadaan BUMD memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian daerah, terlebih di tengah dinamika keuangan daerah yang menuntut optimalisasi sumber-sumber pendapatan.
Menurutnya, Kalteng memiliki potensi sumber daya alam dan peluang ekonomi yang besar. Potensi tersebut semestinya dapat dimanfaatkan secara maksimal melalui BUMD dengan pengelolaan yang berorientasi pada prinsip bisnis dan profesionalisme.
“Namun potensi besar tersebut belum sepenuhnya terwujud jika tidak diimbangi dengan manajemen yang baik dan pola kerja yang profesional,” ujarnya, Rabu (22/7).
Hero menilai, pola pengelolaan BUMD perlu terus dibenahi agar tidak hanya berorientasi pada rutinitas administratif. Sebagai entitas bisnis, BUMD harus mampu membaca perkembangan pasar, melihat peluang usaha, serta menyusun strategi yang mampu menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel dan profesional. Langkah tersebut diperlukan agar setiap kebijakan yang diambil memiliki arah yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Hal ini penting agar arah kebijakan dan strategi bisnis dapat berjalan efektif,” tegasnya.
Di sisi lain, DPRD Kalteng memastikan fungsi pengawasan terhadap kinerja BUMD akan terus dilakukan. Setiap perusahaan daerah diharapkan memiliki indikator kinerja dan target yang jelas sehingga perkembangan usahanya dapat diukur secara objektif.
Hero juga mendorong jajaran manajemen BUMD berani melakukan inovasi dan tidak terpaku pada pola bisnis lama. Menurutnya, kemampuan membaca peluang dan melakukan terobosan menjadi salah satu kunci agar BUMD mampu bersaing sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi di berbagai wilayah Kalteng.
“Dengan pengelolaan yang semakin profesional, diharapkan BUMD tidak hanya mampu memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan PAD, tetapi juga dapat menyerap tenaga kerja lokal dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas demi kemajuan daerah,” pungkasnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


