SAMPIT, katakata.co.id – Kesempatan meningkatkan keterampilan tanpa biaya kembali dibuka bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotim, menyediakan pelatihan gratis melalui Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 5 Tahun 2026.
Program yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut, menyasar masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi, baik untuk mencari pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Kepala Disnakertrans, Kotim Rusnah mengatakan, peserta tidak hanya mendapatkan kemampuan teknis sesuai bidang yang dipilih. Pelatihan juga diarahkan untuk membentuk sikap kerja yang dibutuhkan di lingkungan industri.
“Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” kata Rusnah, Minggu (6/9/1016).
Pada pelaksanaan Batch 5, BLK Kotim membuka enam pilihan kejuruan. Bidang yang tersedia meliputi Fillet Welder SMAW 2F/PB, Practical Office (TIK), Teknisi Instalasi Tenaga, Teknisi Perawatan AC Residensial, Peracikan Minuman Kopi, serta Penyiapan Produk Roti.
Pilihan tersebut memberikan kesempatan bagi calon peserta, untuk menyesuaikan pelatihan dengan minat dan kemampuan masing-masing. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi modal untuk masuk ke dunia kerja ataupun membuka peluang usaha.
Selain keterampilan teknis, peserta juga akan diarahkan meningkatkan kedisiplinan, produktivitas, sikap kerja dan etos kerja. Hal ini dinilai penting agar kompetensi yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran PVN Batch 5 telah dibuka sejak 27 Agustus dan akan berlangsung hingga 16 September 2026.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring. Calon peserta terlebih dahulu harus membuat akun SIAPKerja/Skillhub melalui platform resmi Kementerian Ketenagakerjaan, sebelum mengikuti proses pendaftaran pelatihan.
Setelah mendaftar, peserta akan menjalani tahapan seleksi dan wawancara pada 17–23 September 2026. Sementara pelaksanaan pelatihan dijadwalkan dimulai pada 30 September 2026.
Rusnah mengajak masyarakat, terutama para pencari kerja, tidak melewatkan kesempatan tersebut. Menurutnya, pemilihan kejuruan sebaiknya disesuaikan dengan minat dan kemampuan agar keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal peserta untuk memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri,” pungkasnya.
Editor : Juniardi


