KUALA KAPUAS, katakata.co.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kapuas menyoroti belum optimalnya pengelolaan sampah di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah. Hal tersebut diungkapkan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar Pemkab Kapuas pada Kamis (2/10/2025).
Kepala DLHK Kapuas, Karolinae, memaparkan bahwa sebagian besar sampah di wilayah Kalteng masih belum tertangani secara maksimal. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan besar bagi daerah dalam memenuhi target pengelolaan sampah nasional.
Pemerintah pusat menargetkan 51,21 persen pengelolaan sampah pada 2025 dan 100 persen pada 2029. DLHK menekankan perlunya strategi kolektif agar Kabupaten Kapuas dapat berkontribusi mencapai target tersebut.
“Diperlukan strategi bersama dan kerja kolektif lintas sektor agar target nasional ini bisa tercapai di Kabupaten Kapuas,” ujar Karolinae.
Asisten II Setda Kapuas, Kusmiatie, menambahkan perlunya apresiasi lebih bagi masyarakat yang aktif memilah dan mengelola sampah dari tingkat rumah tangga. Ia menilai partisipasi publik merupakan fondasi bagi keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Pelaku masyarakat yang melaksanakan pemilahan dan pengelolaan sampah juga layak diberikan penghargaan, bukan hanya insentif untuk petugas penyuluhan,” tegasnya.
Ia menilai penghargaan tersebut dapat menjadi stimulan penting bagi peningkatan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan serta menciptakan budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di tingkat lokal.
Penulis : Sri
Editor : Ika


