SAMPIT, katakata.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur terus menggencarkan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya deteksi dini potensi penyakit di masyarakat. Hingga akhir November 2025, tercatat lebih dari 38 persen warga Kotim telah mengikuti program prioritas nasional tersebut, melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 36 persen.
Tak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, Dinkes Kotim juga menerapkan strategi jemput bola dengan menyasar berbagai pusat keramaian. Upaya ini bertujuan memastikan layanan kesehatan dasar lebih mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun Korpri, ratusan Aparatur Sipil Negara terlihat memanfaatkan pelayanan CKG. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, konsultasi gizi, layanan psikologi, serta sejumlah pemeriksaan kesehatan lainnya. Warga yang ditemukan memiliki gejala atau masalah kesehatan tertentu langsung mendapatkan arahan serta rekomendasi tindak lanjut dari petugas medis.
Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, Umar Kaderi, menjelaskan bahwa program CKG merupakan langkah penting untuk mendeteksi risiko penyakit sedini mungkin sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat. Menurutnya, capaian tahun ini menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus memaksimalkan pelaksanaan CKG pada tahun 2026 mendatang.
“Pada tahun 2026 nanti, kegiatan CKG akan terus kami gencarkan agar seluruh masyarakat di Kotawaringin Timur dapat merasakan manfaat program ini,” ujar Umar Kaderi.
Dengan deteksi dini melalui CKG, diharapkan upaya penanganan kesehatan di daerah dapat semakin tepat sasaran, sehingga derajat kesehatan masyarakat Kotim dapat meningkat secara menyeluruh.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


