SAMPIT,katakata.co.id– Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Kabupaten Kotawaringin Timur sejak Rabu (15/10) menyebabkan Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, terendam banjir. Hingga Jumat (17/10/2025), banjir masih melanda kawasan tersebut dan membuat aktivitas warga lumpuh total.
Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Ubar yang merupakan anak Sungai Cempaga. Debit air yang tinggi tidak mampu ditampung, sehingga melimpas ke pemukiman warga. “Kondisi ini disebabkan hujan deras yang terus menerus, sementara sungai sudah dangkal dan tersumbat,” ungkap Kepala Desa Sungai Ubar Mandiri, Andreka Setiadi.
Sedikitnya 100 kepala keluarga terdampak akibat banjir tersebut. Sejumlah rumah warga, fasilitas umum, termasuk Puskesmas Pembantu (Pustu) dan kantor desa, turut terendam air.
Jalan penghubung antar desa pun tak luput dari genangan dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter hingga satu meter, membuat warga kesulitan beraktivitas maupun bertransportasi.
Pemerintah desa berharap agar pemerintah daerah segera melakukan normalisasi Sungai Ubar untuk mengatasi pendangkalan dan penyumbatan aliran air yang menjadi penyebab utama banjir berulang di kawasan itu.
Sementara itu, bantuan bagi warga terdampak mulai disalurkan. Sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit di sekitar desa menyalurkan 100 kilogram beras dan 25 dus mi instan bagi warga yang terdampak banjir.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Namun kami berharap penanganan jangka panjang agar banjir seperti ini tidak terulang,” tutur Andreka Setiadi.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ririen Binti


