Palangka Raya, katakata.co.id – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, menyatakan bahwa tiga pelaku kasus narkotika yang ditangkap di Kabupaten Murung Raya diduga merupakan bagian dari satu jaringan yang saling berkaitan dalam distribusi peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan saat diwawancarai usai kegiatan di Kantor BNNP Kalteng, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, jaringan tersebut beroperasi dengan pola penyebaran yang menyasar berbagai kalangan masyarakat, baik di pedesaan maupun perkotaan. Namun demikian, asal-usul barang bukti narkotika yang diedarkan para pelaku masih dalam tahap pendalaman penyidik.
Ia menyebut, jaringan peredaran di Murung Raya tersebut bergerak dalam skala kecil namun berkelanjutan. Meski demikian, pihaknya menegaskan tidak akan memberi ruang sedikit pun terhadap peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Tengah.
“Memang kecil-kecil, tapi tetap kami tindak. Tidak ada alasan. Kami terus komitmen dalam pemberantasan,” tegasnya.
BNNP Kalteng juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga melalui pencegahan dengan pendekatan hard power dan soft power yang berjalan seimbang. Langkah ini dilakukan untuk menekan peredaran narkotika yang sudah menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Brigjen Pol. Mada Roostanto mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengembangan, para pelaku diduga telah lama menjalankan aktivitas peredaran dengan pola distribusi berulang, sehingga mengarah pada adanya jaringan yang terstruktur.
“Ini masih kami dalami, tetapi yang jelas mereka sudah merupakan bagian dari jaringan penjualan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa peredaran narkotika telah menyasar berbagai wilayah, baik di pedesaan maupun perkotaan, sehingga membutuhkan komitmen kuat seluruh pihak dalam penanganannya.
Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkotika harus menjadi komitmen bersama antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kalau ini bisa kita tekan bersama, kita harus bisa. Komitmen semua pihak sangat penting, dari masyarakat sampai tokoh-tokoh daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, narkotika merupakan kejahatan yang telah berlangsung lama dan menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa, sehingga harus ditangani secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


