KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Antisipasi Kabut Asap, Jam Belajar Sekolah di Kotim Dipangkas
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Pemkab Kotawaringin Timur

Antisipasi Kabut Asap, Jam Belajar Sekolah di Kotim Dipangkas

Selasa, 25 Agustus 2026 18:24
Bagikan
3 Min Read
Pemkab Kotim atur jam masuk sekolah siswa serta BDR secara situasional, menyesuaikan kondisi karhutla dan kabut asap.
Bagikan

SAMPIT, katakata.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyesuaikan kembali sistem pembelajaran di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sekolah tidak lagi diwajibkan menerapkan Belajar dari Rumah (BDR) secara penuh, namun jam pembelajaran diatur lebih singkat.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Kotim Nomor 400.3.1/1182-1/DISDIK-1/2026 tentang Adaptasi Kegiatan Pembelajaran di Musim Kemarau Tahun 2026.

Surat edaran terbaru sekaligus mencabut kebijakan sebelumnya, yang mewajibkan satuan pendidikan menerapkan BDR selama masa tanggap darurat karhutla.

Bupati Kotim, Halikinnor mengatakan, perubahan kebijakan dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi kondisi kabut asap yang dinilai mulai menipis.

“Kemarin memang diterapkan belajar dari rumah, tapi kita evaluasi dan kembali masuk sekolah hanya jam pembelajaran yang kita sesuaikan. Masuk sekolahnya pukul 07.30 karena kami lihat situasi kabut asapnya sudah mulai menipis,” ujar Halikinnor, Senin (24/8/2026).

Dalam aturan baru tersebut, peserta didik jenjang PAUD masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 10.00 WIB. Sementara siswa SD dan SMP masuk pukul 07.30 WIB, dengan waktu pulang masing-masing pukul 13.00 WIB dan 13.40 WIB.

Khusus Jumat, jam belajar kembali dipersingkat. PAUD dijadwalkan masuk pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB. Sedangkan SD dan SMP masuk pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 10.00 WIB.

Meski kegiatan belajar kembali dilakukan di sekolah, penerapannya tetap menyesuaikan kondisi udara. Jika kabut asap kembali memburuk, satuan pendidikan yang terdampak dapat kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh melalui BDR.

“Tapi nanti kalau kabut asapnya kembali tebal akan kita kembali terapkan belajar dari rumah atau melalui dalam jaringan atau daring,” tambah Halikinnor.

Untuk menjaga kesehatan warga sekolah, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan diwajibkan menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Sekolah juga diminta meniadakan sementara kegiatan yang dilakukan di luar ruangan, seperti upacara bendera, senam pagi, olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler.

Selain itu, satuan pendidikan diminta menyiapkan ruang UKS untuk memberikan pertolongan pertama apabila terdapat warga sekolah yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Sekolah juga diarahkan menyiram halaman untuk mengurangi debu, menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sampah. Pengawasan terhadap potensi karhutla di sekitar sekolah juga perlu dilakukan melalui koordinasi dengan RT, RW dan masyarakat.

Pemkab Kotim meminta orang tua turut membatasi aktivitas anak di luar rumah. Anak juga diharapkan selalu menggunakan masker ketika bepergian dan segera mendapatkan pemeriksaan medis apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya.

Penyesuaian jam belajar maupun penerapan BDR akan dilakukan secara situasional hingga kondisi kualitas udara kembali berada pada kategori baik atau sehat.

 

Editor : Juniardi

 

Editor Katakata Selasa, 25 Agustus 2026 18:24
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Saling Klaim Bukti, Ari Yunus Siap Seret Dugaan Konflik Kepentingan Calon Rektor UPR ke Kejaksaan
Minggu, 26 Juli 2026 16:46
Bias Layar : Saya Ingatkan Kepada Kepala Daerah Se-Kalteng Hati-Hati Dalam Kelola Keuangan Daerah
Selasa, 18 Agustus 2026 12:06
Diduga Jual Nama GDAN, Imar Alias Kacong Akan menghadapi Sidang Adat
Selasa, 11 Agustus 2026 16:19
Diduga Ada Pungli di Pos Polisi Kuala Kapuas, Arus Lalu Lintas Terganggu
Rabu, 29 Juli 2026 17:13
Dari Jejak Penerjun hingga Buku Sejarah: Perjuangan Pemuda Dayak AURI, Kami Datang untuk Kalimantan
Senin, 17 Agustus 2026 19:53

Berita Terbaru

Bupati Kotim Dorong PAUD Perkuat Karakter dan Nasionalisme Anak
Pemkab Kotawaringin Timur Selasa, 25 Agustus 2026 19:00
Dorong Petani Naik Kelas, DPKP Kotim Kembangkan Budidaya Melon Berteknologi
Pemkab Kotawaringin Timur Selasa, 25 Agustus 2026 18:56
Iseng Kenakan Borgol Temuan, Bocah di Sampit Terjebak dan Panik
Pemkab Kotawaringin Timur Selasa, 25 Agustus 2026 18:53
Patroli Gabungan Digelar di Sampit, Lima Pengamen Jalanan Ditertibkan
Pemkab Kotawaringin Timur Selasa, 25 Agustus 2026 18:49
Hujan Minim, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Kotim
Pemkab Kotawaringin Timur Selasa, 25 Agustus 2026 18:45

You Might Also Like

Pemkab Kotawaringin Timur

Bupati Kotim Dorong PAUD Perkuat Karakter dan Nasionalisme Anak

Selasa, 25 Agustus 2026 19:00
Pemkab Kotawaringin Timur

Dorong Petani Naik Kelas, DPKP Kotim Kembangkan Budidaya Melon Berteknologi

Selasa, 25 Agustus 2026 18:56
Pemkab Kotawaringin Timur

Iseng Kenakan Borgol Temuan, Bocah di Sampit Terjebak dan Panik

Selasa, 25 Agustus 2026 18:53
Pemkab Kotawaringin Timur

Patroli Gabungan Digelar di Sampit, Lima Pengamen Jalanan Ditertibkan

Selasa, 25 Agustus 2026 18:49
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?