SAMPIT, katakata.co.id – Rasa penasaran seorang bocah di Sampit berujung pada situasi yang membuat panik keluarganya. Sebuah borgol bekas yang ditemukan di tempat sampah justru terpasang di kaki dan tidak dapat dilepaskan.
Peristiwa tersebut terjadi setelah bocah laki-laki itu menemukan borgol tanpa kunci. Karena penasaran, ia kemudian memasangnya sendiri pada kaki kirinya. Namun, setelah borgol terkunci, benda tersebut tidak bisa dibuka kembali.
Orang tua bocah akhirnya membawa anaknya ke Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jalan Bangkirai II, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Petugas Disdamkarmat Kotim, Harianto mengatakan, pihak keluarga datang untuk meminta bantuan karena borgol tersebut tidak dapat dilepaskan.
“Pukul 10.35 WIB, pelapor datang membawa anaknya ke Mako Disdamkarmat Kotim, untuk meminta tolong kepada petugas damkar melepaskan borgol di kaki kiri anaknya,” ujar Harianto, Selasa (25/8/2026).Menurutnya, borgol tersebut ditemukan bocah di tempat sampah dalam kondisi tanpa kunci. Benda itu kemudian dipasang sendiri hingga akhirnya terkunci di kaki.
“Anaknya tersebut menemukan borgol di tempat sampah tanpa kunci. Kemudian dipasangkan di kakinya. Akibatnya borgol terkunci dan tidak bisa dilepas,” jelasnya.
Petugas kemudian melakukan penanganan dengan hati-hati, agar tidak melukai kaki bocah tersebut. Menggunakan peralatan sederhana berupa obeng, borgol akhirnya berhasil dilepaskan dalam waktu sekitar 10 menit.
Beruntung, kejadian tersebut tidak menyebabkan luka pada kaki korban. Setelah borgol berhasil dilepas, bocah tersebut dapat kembali pulang bersama orang tuanya.
“Terima kasih Disdamkarmat Kotim, telah melepas borgol dari kaki anak saya,” ujar orang tua bocah tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan, bahwa tugas petugas pemadam kebakaran tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran. Disdamkarmat juga kerap memberikan bantuan dalam berbagai kondisi darurat, yang membutuhkan kemampuan penyelamatan.
Masyarakat diimbau segera meminta bantuan petugas, apabila menghadapi situasi darurat yang membutuhkan penanganan khusus. Langkah tersebut penting, agar masalah dapat ditangani dengan cepat dan tidak menimbulkan risiko yang lebih besar.
Editor : Juniardi


