SAMPIT, katakata.co.id – Nilai-nilai nasionalisme dinilai perlu dikenalkan kepada anak sejak usia dini. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pun dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), untuk memperkuat pendidikan karakter bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Bupati Kotim, Halikinnor mengatakan, anak-anak PAUD merupakan generasi yang nantinya akan meneruskan pembangunan daerah dan bangsa. Karena itu, pembentukan karakter tidak bisa menunggu hingga mereka dewasa.
Menurutnya, semangat kemerdekaan dapat dikenalkan melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan dunia anak. Nilai cinta tanah air, kebersamaan, gotong royong hingga penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dapat ditanamkan secara bertahap.
“Peringatan hari kemerdekaan menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus sejak usia dini. Anak-anak PAUD adalah tunas-tunas bangsa, yang kelak akan melanjutkan estafet pembangunan dan menjaga keutuhan NKRI,” ujar Halikinnor, Selasa (25/8/2026).
Ia menilai, peran guru PAUD sangat penting dalam proses tersebut. Selain memberikan pembelajaran, guru turut membantu membentuk kebiasaan dan karakter anak melalui pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Halikinnor menyampaikan apresiasi kepada para pendidik PAUD yang selama ini mendampingi anak-anak dengan kesabaran dan perhatian.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,” katanya.
Selain sekolah, keluarga juga menjadi lingkungan penting dalam pembentukan karakter anak. Orang tua diharapkan tidak hanya mendampingi proses belajar, tetapi juga memberikan contoh melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
“Kepada para orang tua, saya mengajak untuk terus mendampingi tumbuh kembang anak, serta menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter yang baik di lingkungan keluarga,” ungkapnya.
Menurut Halikinnor, pendidikan anak usia dini harus menjadi tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah dan keluarga diperlukan agar anak-anak Kotim tumbuh dengan kemampuan akademik sekaligus karakter yang kuat.
Ia berharap momentum kemerdekaan dapat menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di Kotim, sehingga generasi yang tumbuh nantinya tidak hanya sehat dan cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan bangsa.
“Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” tandasnya.
Editor : Juniardi


