SAMPIT,katakata.co.id – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan HM Arsyad, Kabupaten Kotawaringin Timur, mendorong Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) melakukan evaluasi terhadap sejumlah titik rawan. Salah satu lokasi yang mendapat perhatian adalah jalur putar balik (U-turn) di depan Jalan Teratai 4 dan Teratai 4 Barat.
Berdasarkan rekaman CCTV milik warga sekitar, lokasi tersebut kerap menjadi tempat terjadinya insiden kecelakaan lalu lintas. Sejumlah pengendara mengalami luka ringan, bahkan beberapa kasus dilaporkan menelan korban jiwa.
Menindaklanjuti hal itu, FLLAJ yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Timur, dan Dinas Pekerjaan Umum melakukan evaluasi dan langkah penanganan. Salah satunya dengan menutup sementara jalur putar balik di depan Jalan Teratai 4 dan Teratai 4 Barat menggunakan water barrier atau pembatas jalan.
Langkah tersebut diambil karena titik tersebut dinilai sangat rawan kecelakaan, terutama saat pengendara dari arah Jalan Teratai 4 maupun Teratai 4 Barat mencoba masuk ke Jalan HM Arsyad melalui jalur putar balik tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, menyampaikan bahwa jalur putar balik ini rencananya akan ditutup secara permanen. Sebagai gantinya, akan dibuat titik putar balik baru yang dinilai lebih aman bagi pengguna jalan.
“Jalur putar balik ini rencananya akan ditutup permanen, dan akan dibuatkan titik putar balik baru yang lebih aman. Selain titik ini, ada beberapa jalur putar balik lain di Jalan HM Arsyad yang juga akan kami evaluasi karena dinilai rawan kecelakaan,” jelas Raihansyah.
Dengan penataan ulang jalur putar balik tersebut, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Jalan HM Arsyad dapat ditekan, serta tercipta situasi lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi masyarakat.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


