PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif, adaptif, dan humanis.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi seluruh lapisan masyarakat.
“Guru tidak bisa bekerja sendirian. Semua pihak harus terlibat membangun sistem pendidikan yang berpihak pada peserta didik dan berorientasi pada masa depan,” ujarnya Rabu (18/6/2025).
Fairid menekankan bahwa ekosistem pendidikan yang sehat hanya dapat terwujud melalui kerja sama antara pemerintah, guru, orang tua, masyarakat, hingga dunia usaha.
“Contohnya keberhasilan program rumah belajar digital dan pelatihan guru berbasis teknologi tidak lepas dari keterlibatan komunitas lokal, orang tua, serta sektor swasta,” ucapnya.
Ia berharap Konferensi Kota XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2025 menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dalam dunia pendidikan.
“Kalau seluruh elemen bergerak bersama, cita-cita menjadikan Palangka Raya sebagai pusat pendidikan unggul dan berkarakter akan lebih cepat terwujud. Mari kita bangun pendidikan yang kolaboratif, manusiawi, dan relevan dengan tantangan zaman,” pungkasnya. (pri/red)


