PALANGKA RAYA,katakata.co.id– Kalimantan Tengah Football Academy (KAFA) terus memperkuat komitmennya dalam membangun pembinaan sepak bola usia dini yang profesional dan berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di MIS Al Jihad Palangka Raya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti rangkaian acara, mulai dari pengenalan program hingga pemaparan konsep pembinaan sepak bola modern yang diusung KAFA.
Acara dibuka oleh Coach Jeff yang menekankan pentingnya pembinaan olahraga sejak usia sekolah. Menurutnya, KAFA hadir sebagai wadah bagi anak-anak di Kalimantan Tengah untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan daya saing hingga ke level nasional.
Sosialisasi kemudian dilanjutkan oleh Coach Alief yang menjelaskan sistem pembinaan KAFA. Ia menyebutkan bahwa metode yang diterapkan mengedepankan pendekatan terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan, mengikuti standar nasional hingga internasional.
Sementara itu, Coach Arief memperkenalkan konsep “KAFA Safe Space” sebagai nilai tambah dalam pembinaan. Ia menegaskan bahwa KAFA tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan karakter anak.
“KAFA menjadi ruang yang mendorong anak-anak untuk tumbuh tanpa tekanan, menjunjung sportivitas, serta membangun mental dan karakter yang kuat,” jelasnya.
Dalam penerapannya, KAFA menanamkan sejumlah nilai utama seperti budaya anti-bullying, kerja sama tim, gaya hidup sehat tanpa ketergantungan gadget, hingga dukungan terhadap kesehatan mental. Selain itu, KAFA juga mengedepankan inklusivitas dan kesetaraan gender dalam setiap programnya.
Melalui kegiatan ini, KAFA menegaskan visi untuk menjadi pusat pembinaan sepak bola di Kalimantan Tengah yang profesional dan berkelanjutan. Akademi ini juga berkomitmen mengembangkan pemain secara menyeluruh, mencakup aspek teknik, taktik, fisik, mental, dan karakter.
Selain itu, KAFA turut fokus pada peningkatan kualitas pelatih serta membangun ekosistem prestasi melalui kompetisi dan kemitraan strategis.
Diharapkan, sosialisasi ini dapat membuka akses lebih luas bagi generasi muda untuk mendapatkan pembinaan sepak bola yang berkualitas, sekaligus melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Melalui program ini, KAFA menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan sarana pembentukan karakter dan pendidikan kehidupan bagi generasi muda.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


