SAMPIT, katakata.co.id – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperluas pelayanan kesehatan ke wilayah kecamatan. Langkah ini untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Salah satunya dilakukan di Kecamatan Mentaya Hulu pada 17 September 2026. Warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan sederhana tanpa dipungut biaya.
Wakil Bupati Kotim, Irawati, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pelayanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah, dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pemeriksaan di tengah kondisi kualitas udara yang menurun.
Irawati mengatakan, kondisi kabut asap membuat kesehatan masyarakat perlu mendapat perhatian lebih. Pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga mengantisipasi dampaknya terhadap warga.
“Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pengobatan sederhana bagi masyarakat di Kecamatan Mentaya Hulu, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca dan bencana kabut asap yang saat ini melanda,” katanya, Jumat (18/9/2026).
Ia mengapresiasi keterlibatan jajaran Kecamatan Mentaya Hulu, tenaga kesehatan dan pemerintah desa yang membantu pelaksanaan pelayanan tersebut. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kebutuhan medis warga dapat ditangani lebih cepat.
“Di tengah kondisi kabut asap, kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan perhatian bersama untuk memberikan pelayanan serta bantuan nyata bagi warga,” tuturnya.
Irawati juga mengingatkan masyarakat, untuk mengurangi paparan asap, terutama dengan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Warga yang mengalami keluhan kesehatan diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, serta segera memeriksakan diri ke petugas medis apabila mengalami keluhan kesehatan,” imbaunya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis di tingkat kecamatan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan warga di wilayah pelosok tetap memperoleh akses pemeriksaan dan pengobatan, khususnya selama kondisi kabut asap masih terjadi.
Penulis/Editor : Juniardi


