PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Setelah beraudiensi dengan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalteng , Brigjen Pol. Mada Roostanto. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN), Rabu ( 5/8/2026) kembali melakukan audiensi dengan Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, beserta pejabat utama di Mapolda Kalteng.

Pertemuan strategis tersebut membahas kesiapan Deklarasi Akbar perang melawan Narkoba yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026 mendatang. Acara monumental ini dipastikan semakin berbobot dengan rencana kehadiran langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Komjen Suyudi Ario seto
Ketua GDAN, Ririen Binti, menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial. Aksi ini merupakan momentum krusial untuk menyatukan seluruh elemen dalam membentengi Kalimantan Tengah dari ancaman barang haram tersebut.
Ririen mengungkapkan, gerakan masif ini dipicu oleh keprihatinan mendalam atas tragedi Tumbang Kalemei yang menggugurkan tiga personel terbaik Polres Katingan. Peristiwa tersebut menjadi alarm keras bagi seluruh pihak.
“Gugurnya tiga pahlawan kemanusiaan dari Polres Katingan adalah peringatan nyata bagi kita semua. Kami menjadikannya titik balik untuk menyatukan kekuatan dan bergerak bersama,” tegas Ririen Binti usai audiensi.
Deklarasi akbar ini ditargetkan melibatkan 3.333 peserta. Angka tersebut merepresentasikan kolaborasi lintas generasi dan elemen, mulai dari pelajar SLTA, mahasiswa, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.
Rencana besar ini mendapat apresiasi tinggi dan dukungan penuh dari Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan. Sebagai bentuk komitmen, Kapolda langsung menginstruksikan jajarannya untuk mendukung sepenuhnya acara tersebut dengan menyiapkan pengamanan ketat, termasuk rekayasa lalu lintas demi kelancaran acara.
“Sinergi kuat ini, sebagai wujud perang melawan narkoba, yang membutuhkan benteng kolektif yang dibangun bersama oleh pemerintah, kepolisian, tokoh adat, dunia pendidikan, dan kepemudaan” tegas Kapolda
Melalui deklarasi 12 Agustus nanti, Kalimantan Tengah bersiap mencetak sejarah baru dalam menyelamatkan generasi muda dan menciptakan lingkungan yang bersih, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Penulis: Wiyandri
Editor: Ardi


