PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menegaskan komitmennya dalam memastikan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) berjalan optimal selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M.
Hal tersebut disampaikan usai menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah bersama Warga Binaan dan Pegawai Lapas Kelas IIA Palangka Raya, dalam rangka Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Masjid Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Selasa (24/2/2026).
I Putu Murdiana menjelaskan, kegiatan Safari Ramadhan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan ke seluruh UPT, baik di Kota Palangka Raya maupun di daerah sekitar Kalimantan Tengah.
“Kami dari Kantor Wilayah melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang akan kami laksanakan ke setiap UPT, baik di Kota Palangka Raya maupun sekitarnya. Tujuannya untuk memastikan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan yang dilaksanakan masing-masing UPT selama bulan suci Ramadhan berjalan baik dan sesuai SOP,” ujarnya.
Dari hasil peninjauan di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, ia memastikan bahwa pelaksanaan pembinaan, khususnya bagi warga binaan beragama Islam, telah berjalan dengan baik. Mulai dari kegiatan sahur, buka puasa, salat tarawih, tadarus, hingga kegiatan keagamaan lainnya dilaksanakan dengan pengamanan yang optimal dan perencanaan yang matang oleh Kepala Lapas beserta jajaran.
“Kami sudah melihat langsung, kegiatan pembinaan dan pelayanan ibadah selama Ramadhan berjalan baik. Namun demikian, Kantor Wilayah akan terus melakukan monitoring dan evaluasi. Jika ada hal yang belum optimal, tentu akan kami berikan penguatan dan arahan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Safari Ramadhan pekan ini difokuskan di wilayah Kota Palangka Raya, kemudian akan dilanjutkan ke sejumlah UPT lainnya seperti Rutan, LPKA, LPP, hingga UPT di daerah seperti Kapuas dan Buntok, menyesuaikan agenda dan waktu.
Menurutnya, Lapas Kelas IIA Palangka Raya merupakan salah satu lapas barometer di Kalimantan Tengah, terutama dalam hal program pembinaan. Karena itu, pihaknya terus mendorong agar pembinaan, baik kepribadian maupun kerohanian, semakin ditingkatkan dan menjadi percontohan bagi UPT lainnya.
“Kami ingin pembinaan kepribadian dan kerohanian terus meningkat. Termasuk program kemandirian seperti ketahanan pangan, keterampilan, dan program lainnya, sehingga Lapas Palangka Raya bisa menjadi barometer bagi UPT lain di Kalimantan Tengah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh warga binaan mengikuti program pembinaan dengan penuh semangat. Tujuan akhir dari pembinaan, kata dia, adalah reintegrasi sosial agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik.
“Kami berharap tidak ada yang bebas murni tanpa proses pembinaan. Semua hak warga binaan harus diberikan sesuai ketentuan, termasuk hak remisi dan reintegrasi sosial,” ujarnya.
Terkait remisi Hari Raya Idul Fitri yang akan datang, I Putu Murdiana menyampaikan bahwa usulan remisi sudah diajukan dan terus diproses. Selain remisi Idul Fitri, warga binaan beragama Hindu juga akan menerima remisi Hari Raya Nyepi yang bertepatan waktunya.
“Usulan sudah berjalan dan terus kami input, termasuk usulan susulan bagi warga binaan yang baru memenuhi syarat. Seluruhnya akan kami teruskan ke pusat untuk diverifikasi dan diterbitkan SK remisi,” pungkasnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


