KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Rektor UPR jadi Pembina Upacara Hardiknas Tahun 2025 dan Membacakan Amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Kalimantan TengahPalangka RayaUniversitas Palangka Raya

Rektor UPR jadi Pembina Upacara Hardiknas Tahun 2025 dan Membacakan Amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi

Jumat, 2 Mei 2025
Bagikan
5 Min Read
HARDIKNAS : Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S bersama Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol. Dr. Rakhmat Setyadi, S.I.K., S.H.,M.H pada peringatan Hardiknas, di Lapangan Rektorat UPR, Jumat (2/5/2025). (foto:upr)
HARDIKNAS : Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S bersama Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol. Dr. Rakhmat Setyadi, S.I.K., S.H.,M.H pada peringatan Hardiknas, di Lapangan Rektorat UPR, Jumat (2/5/2025). (foto:upr)
Bagikan

Serta Menerima Buku Hasil Karya Wakapolda Kalteng

PALANGKA RAYA,katakata.co.id- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025, Universitas Palangka Raya (UPR) melaksanakan Upacara di Lapangan Upacara Rektorat UPR, Jumat (2/5/2025).

Upacara yang berlangsung sederhana dan khidmat ini diikuti oleh peserta upacara dari unsur pimpinan universitas, fakultas, lembaga dan unit kerja serta Tenaga Pendidik, Tenaga Kependikan dan mahasiswa UPR  serta Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol. Dr. Rakhmat Setyadi, S.I.K., S.H.,M.H beserta jajaran.

Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S sebagai Pembina Upacara membacakan Amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi , Prof. Brian Yuliarto yakni Hari ini kita memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025 dalam suasana penuh semangat dan harapan. Namun lebih dari sekadar seremoni, peringatan ini mengajak kita untuk berhenti sejenak  memandang dunia dengan jujur, dan bertanya: “ke mana arah kita sedang melangkah?”.

“Kita hidup dalam dunia yang tengah menghadapi tantangan luar biasa. Tantangan-tantangan ini dikenal sebagai masalah canggung (wicked problems), masalah-masalah global yang kompleks, saling terkait, dan tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara biasa. Krisis iklim, ketimpangan ekonomi, revolusi digital, krisis kepercayaan sosial, serta disrupsi nilai dan pekerjaan akibat kecerdasan buatan,” Kata Rektor UPR.

Semua ini menuntut kita untuk berpikir ulang, dan bertindak bersama. kemudian di tengah semua itu, pendidikan adalah jawaban paling mendasar dan paling strategis. Pendidikan bukan sekadar tempat belajar. Ia adalah jantung peradaban. Ia adalah ruang di mana akal, karakter, dan masa depan bangsa dibentuk.

“Ia adalah tempat lahirnya kesadaran dan kolaborasi dua hal yang sangat kita butuhkan hari ini,” lanjutnya.

Rektor menambahkan, dengan mengusung Tema Hari Pendidikan Nasional 2025, Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” adalah panggilan untuk bergerak bersama. Karena pendidikan tidak bisa dikerjakan sendiri. Pemerintah membutuhkan dukungan dari masyarakat. Sekolah memerlukan sinergi dengan keluarga. Kampus harus terhubung erat dengan dunia usaha dan komunitas.

Kolaborasi adalah kunci. Seperti  Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan yang responsif dan adaptif. Kolaborasi  antara  perguruan  tinggi  dan  industri  dalam  membekali  lulusan  dengan kompetensi masa depan.

“ Kolaborasi antara guru dan orang tua dalam membangun karakter anak sejak dini. Kolaborasi antara peneliti dan pembuat kebijakan untuk memastikan bahwa riset tidak berakhir di rak, tapi hidup dalam masyarakat,” ucapnya.

Di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, kami percaya bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang berdampak.

Untuk mewujudkannya, kami menjalankan lima perilaku utama:

  • Pertama, fokus pada hasil (outcome) dan dampak (impact). Kami tidak lagi cukup puas dengan laporan kegiatan dan angka-angka luaran (output). Yang lebih penting adalah: apa dampaknya bagi masyarakat? Apa perubahan nyatanya yang memberikan maslahat?
  • Kedua, riset dan inovasi harus menjawab masalah nyata. Kita dorong riset yang berakar pada tantangan Indonesia—mulai dari ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, transisi energi, hingga adaptasi perubahan iklim.
  • Ketiga, ilmu pengetahuan atau sains harus menjadi solusi sosial-ekologis. Ilmu bukan hanya milik laboratorium. Ia harus hadir dalam kebijakan publik, dalam keputusan desa, dalam keseharian warga.
  • Keempat, hilirisasi riset untuk kesejahteraan. Kita bangun sinergi antara hasil riset dan dunia industri, UMKM, bahkan koperasi. Teknologi bukan untuk dipamerkan, tapi untuk digunakan dan dimanfaatkan seluas-luasnya.
  • Kelima, evaluasi yang akuntabel dan terbuka. Karena kita tidak mencari kesempurnaan, tetapi perbaikan berkelanjutan. Kita harus berani mengakui apa yang belum berhasil, dan bersama mencari jalan keluarnya.

Mari kita jadikan Hari Pendidikan Nasional ini sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi dan memperluas dampak. Mari kita tegaskan komitmen untuk membangun pendidikan yang tidak hanya bermutu, tetapi juga merata, relevan, dan berpihak pada masa depan.

“Untuk menutup pidato ini, izinkan saya mengutip pernyataan Presiden Republik Indonesia,

Bapak Prabowo Subianto:“ Hanya bangsa yang menguasai sains dan teknologi yang akan menjadi bangsa yang makmur.” Pendidikan adalah fondasi dari penguasaan itu.

Dalam momen yang sama dilakukan penyerahan buku hasil karya Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Dr. Rakhmat Setyadi, S.I.K., S.H.,M.H yang berjudul “Transformasi Polri dan Asta Cita, Sinergi Inovatif untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045” kepada Rektor Universitas Palangka Raya.

Rektor UPR sangat mengapresiasi hadirnya buku ini, bahwa ditengah kesibukan sebagai penegak hukum, Wakapolda Kalteng masih bisa meluangkan waktu menghasilkan karya yang sangat bernilai ini.

“Hal ini sekaligus membuktikan bahwa karya tulis seperti ini tidak hanya dihasilkan oleh akademisi  tetapi juga oleh siapapun yang ingin berkontribusi bagi ilmu pengetahuan dan negeri ini,” tuturnya. (ard/red)

 

TOPIK Brigjen Pol. Dr. Rakhmat Setyadi, M.H, M.S, Menteri Pendidikan Tinggi, Prof. Brian Yuliarto, Prof. Dr. Ir. Salampak, Rektor UPR, S.H., S.I.K., Sains dan Teknologi, Wakapolda Kalteng
Editor Katakata Jumat, 2 Mei 2025
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

PT TOP Gelar Safari Ramadan di Desa Paring Lahung
Rabu, 25 Maret 2026
Menteri Imipas : Warga Binaan dan Oknum Pegawai Jika Terlibat Peredaran Narkoba Kami Tindak Tegas
Jumat, 10 April 2026
Suara Hati di Ruang Sidang: Kala Sang Pembenci Narkoba Memohon Ampun bagi Pengedar
Selasa, 7 April 2026
Gubernur Berharap Dukungan Pemerintah Pusat Untuk Pembangunan di Kalteng
Selasa, 17 Maret 2026
DPRD Palangka Raya Serahkan Kebijakan WFH ke Pemkot, Tunggu Hasil Kajian
Jumat, 27 Maret 2026

Berita Terbaru

Kapolres Seruyan Mengklarifikasi Dugaan Kapolsek “Memalak” Cukong Kayu Ilegal
Headline Kalimantan Tengah Peristiwa Kamis, 16 April 2026
Pria 36 Tahun Diringkus Polisi Diduga jadi Pengedar Sabu
Kalimantan Tengah Palangka Raya Peristiwa Kamis, 16 April 2026
Dua Gubernur di Kalteng dan Kalsel Bertemu Untuk Perkuat Percepatan Pembangunan
Kalimantan Tengah Nasional Palangka Raya Pemprov Kalteng Kamis, 16 April 2026
Diduga “Palak” Cukong Kayu Ilegal untuk Biaya Sertijab, Kapolsek Dilaporkan Ke Bidang Propam
Hukum & Investigasi Kalimantan Tengah Peristiwa Kamis, 16 April 2026
Pemprov Kalteng Diminta Percepat Dokumen Tambang Rakyat
DPRD Prov Kalteng Kalimantan Tengah Palangka Raya Pemprov Kalteng Kamis, 16 April 2026

You Might Also Like

Kalimantan TengahPalangka RayaUniversitas Palangka Raya

Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU : Drs. Napa J. Awat, S.U Sosok Pemimpin Visioner

Sabtu, 11 April 2026
Kalimantan TengahPalangka RayaPendidikanUniversitas Palangka Raya

Tim Dosen UPR Kembangkan Inovasi ZITASI Berbasis Digital

Senin, 15 Desember 2025
Kalimantan TengahPalangka RayaPemprov KaltengUniversitas Palangka Raya

Kajati Kalteng : DPA Merupakan Konsep Baru Dalam Memperkuat Pemberantasan Tindak Pidana

Selasa, 26 Agustus 2025
Kalimantan TengahPalangka RayaUniversitas Palangka Raya

Siswa/i SMKN 2 Palangka Raya Diajari Pemrograman Python Untuk Pembuatan Laporan Keuangan

Sabtu, 23 Agustus 2025
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?