PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Bank Sampah Jekan Mandiri Keliling (BASMI). Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong pengelolaan sampah anorganik yang lebih tertata, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Subandi, BASMI tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu mengubah pola pandang masyarakat terhadap sampah. Melalui program ini, sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, kertas, kaleng, logam, botol kaca, hingga minyak goreng bekas memiliki nilai guna dan nilai jual.
“Program BASMI ini sangat positif karena masyarakat diberi ruang untuk berpartisipasi langsung dalam pengelolaan sampah. Sampah yang dikumpulkan tidak sekadar dibuang, tetapi ditimbang dan dihargai sesuai jenis dan beratnya,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, mekanisme penukaran sampah dengan sembako maupun tabungan dalam bentuk rupiah dan emas merupakan inovasi yang patut didukung. Skema tersebut dinilai efektif dalam menarik minat masyarakat untuk memilah dan mengumpulkan sampah anorganik dari rumah tangga.
Subandi juga mendorong agar kegiatan BASMI dapat dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak wilayah. Dengan demikian, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan dapat terus meningkat.
“Kami tentu mendukung program yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesejahteraan warga. Harapannya, BASMI bisa menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan,” tutupnya.
Penulis : Nopri
Editor : Zainal


