PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Kelurahan Panarung menyalurkan bantuan gizi bagi anak berisiko stunting sebagai bentuk dukungan terhadap program pencegahan stunting. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Rabu (14/1/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Lurah Panarung, Evi Kahanyanti, didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Sri Lestari serta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Panarung, Misran.
Adapun paket bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan asupan bergizi untuk balita, meliputi susu formula, biskuit khusus anak, vitamin, serta makanan tambahan lainnya yang mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.
Lurah Panarung Evi Kahanyanti mengatakan, penyaluran bantuan gizi ini merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan anak, khususnya anak-anak yang memiliki risiko stunting. Bantuan tersebut berasal dari H. Sahrin, pemilik PT Kelvin Berkah Mandiri (KBM), dan telah disalurkan secara berkelanjutan.
“Program ini sudah berjalan untuk ketujuh kalinya. Pada penyaluran kali ini, sebanyak 13 anak menerima bantuan gizi,” ujarnya.
Menurut Evi, bantuan tersebut sangat membantu keluarga penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak pada masa pertumbuhan awal yang sangat menentukan. Ia menegaskan, upaya penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Sinergi dengan dunia usaha dan masyarakat sangat diperlukan agar hasilnya optimal,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Panarung, Sri Lestari, menjelaskan bahwa penentuan penerima bantuan dilakukan melalui proses pendataan dan verifikasi yang ketat. Hal ini bertujuan agar bantuan benar-benar diterima oleh anak-anak yang membutuhkan.
“Data penerima telah disesuaikan dengan hasil pendataan anak berisiko stunting di wilayah Panarung, sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” jelasnya.
Ketua LPMK Panarung, Misran, berharap program bantuan gizi tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak di wilayah kelurahan. Menurutnya, konsistensi program menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka stunting.
“Jika dilakukan secara rutin dan melibatkan banyak pihak, kami optimistis angka stunting di Panarung dapat ditekan,” ucapnya.
Di sisi lain, salah satu orang tua penerima bantuan, Ratih Dewanti, warga Jalan Jati, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menyebutkan bahwa pemenuhan kebutuhan gizi anak, khususnya susu dan vitamin, kerap menjadi tantangan bagi keluarganya karena keterbatasan ekonomi.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Perhatian dari kelurahan dan pihak donatur memberikan harapan agar kesehatan anak kami semakin baik,” tutupnya.
Penulis : Nopri
Editor : Zainal


