SAMPIT, katakata.co.id – Jalan Kapten Mulyono Sampit kini mulai terang pada malam hari setelah puluhan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai dinyalakan.
Sebanyak 63 titik PJU terpasang di sisi barat jalan tersebut, membentang dari persimpangan Jalan MT Haryono hingga persimpangan Jalan Mohammad Hatta atau Lingkar Selatan Sampit dengan panjang sekitar 2.900 meter.
Pantauan pada Minggu (27/9/2026) malam, menunjukkan lampu-lampu PJU mulai menerangi ruas jalan yang sebelumnya minim penerangan.
Warga sekitar menyambut baik kondisi tersebut karena penerangan dinilai membuat perjalanan malam hari menjadi lebih nyaman, terutama bagi pengendara yang melintasi kawasan tersebut.
“Kalau nggak salah sudah tiga malam ini hidup lampunya. Alhamdulillah sekarang jalannya sudah terang,” ujar Nur, warga Jalan Kapten Mulyono.
Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya cukup gelap membuat warga merasa kurang nyaman ketika melintas pada malam hari. Dengan adanya PJU, pengendara kini dapat melihat kondisi jalan dan lingkungan sekitar dengan lebih jelas.
“Kalau terang gini kan enak, nggak was-was lagi kalau sendirian lewat malam-malam. Kalau dulu di sini gelap banget jalannya, jadinya rawan,” tambahnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, Raihansyah mengatakan, penyalaan PJU tersebut masih dalam tahap uji coba. Dishub masih melakukan pengecekan terhadap sejumlah aspek teknis untuk memastikan seluruh sistem berfungsi dengan baik.
“Masih uji coba, kita masih cek tegangan dan lain sebagainya,” ujar Raihansyah.
Dalam proses pengecekan, Dishub juga menemukan beberapa titik lampu yang cahayanya terhalang dahan dan daun pohon. Kondisi tersebut akan ditangani dengan merapikan pepohonan di sekitar PJU agar pencahayaan dapat menjangkau badan jalan secara maksimal.
“Termasuk dalam tahap uji coba ini, kami melihat adanya pohon-pohon yang masih melindungi cahaya PJU. Nanti pohon yang melindungi cahaya akan kami rapikan, supaya pencahayaannya bisa maksimal,” jelasnya.
PJU tersebut menggunakan lampu LED berkapasitas 120 watt dengan sistem perkabelan melalui bawah tanah. Pemasangannya menjadi salah satu prioritas karena ruas Jalan Kapten Mulyono dinilai memiliki risiko kecelakaan lalu lintas.
Raihansyah berharap, keberadaan penerangan baru tersebut dapat membantu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun untuk kepentingan bersama.
“Mari sama-sama kita jaga dan rawat, karena ini fasilitas umum untuk kepentingan masyarakat,” pesannya.
Penulis/Editor : Juniardi


