SAMPIT, katakata.co.id – Warga Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim) diliputi rasa waswas. Seekor beruang madu berukuran besar, dilaporkan muncul di area permukiman padat penduduk, tepatnya di sekitar Jalan Bumi Raya 1, Kompleks Perumahan Az-Zahra dan Perumahan Mahardika.
Kemunculan satwa liar ini dilaporkan langsung oleh Lurah Tanah Mas, Ridoan, yang juga merupakan warga setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit kemudian melakukan observasi ke lokasi.
Kepala BKSDA Pos Sampit, Muriansyah mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan. Berdasarkan keterangan saksi mata, beruang tersebut sudah terlihat sebanyak dua kali.
“Beruang terlihat di jalan masuk Kompleks Perumahan Az-Zahra dan Perumahan Mahardika pada pukul 18.10 WIB dan 23.00 WIB. Satwa ini berjumlah satu ekor dengan ukuran yang cukup besar,” ujar Muriansyah, Selasa (13/12026).
Dalam observasi tersebut, tim BKSDA Pos Sampit menemukan tiga jalur atau lorong, yang diduga kuat menjadi akses perlintasan beruang di sekitar perumahan. Kondisi ini membuat warga sekitar merasa resah, hingga takut untuk beraktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari.
BKSDA Pos Sampit menduga kuat, beruang tersebut merupakan individu yang sama, dengan yang pernah terlihat di Perumahan Wengga Metropolitan pada beberapa bulan lalu.
Sebagai antisipasi, petugas telah memberikan edukasi kepada warga, mengenai perilaku beruang madu dan cara menghindarinya. Jika nantinya beruang kembali muncul, BKSDA Pos Sampit berencana melakukan pemasangan saru set perangkap di lokasi kemunculan beruang.
“Kami meminta warga segera melapor apabila malam ini beruang terlihat lagi, maka akan dipasang satu set perangkap di lokasi,” tutup Muriansyah.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika


