SAMPIT, katakata.co.id – Jadwal penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami gangguan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).
Dua penerbangan yang melayani rute menuju Sampit dibatalkan, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi sebaran abu vulkanik yang dapat mengganggu ruang udara dan aspek keselamatan penerbangan.
PIC CAPT Bandara H Asan Sampit, Alfiansyah mengatakan, pembatalan tersebut terjadi pada penerbangan Super Air Jet rute Jakarta-Sampit-Jakarta dan Nam Air rute Surabaya-Sampit-Surabaya.
“Untuk hari ini terdapat dua rute yang mengalami pembatalan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Super Air Jet rute Jakarta-Sampit PP dan Nam Air rute Surabaya-Sampit PP,” kata Alfiansyah.
Berdasarkan informasi Bandara H Asan Sampit, penerbangan Super Air Jet dengan nomor IU350/IU351 yang melayani perjalanan Jakarta-Sampit-Jakarta dinyatakan batal pada hari tersebut.
Sementara penerbangan Nam Air dengan nomor IN242/IN243 pada rute Surabaya-Sampit-Surabaya juga tidak beroperasi. Pembatalan penerbangan ini turut dipengaruhi rangkaian perjalanan pesawat yang digunakan maskapai tersebut.
Alfiansyah menjelaskan, pesawat Nam Air sebelumnya dijadwalkan melayani beberapa rute secara berurutan, yakni Jakarta-Pangkalan Bun-Surabaya-Sampit.
Ketika penerbangan Jakarta-Pangkalan Bun lebih dahulu dibatalkan, rangkaian perjalanan pesawat berikutnya ikut terdampak. Kondisi tersebut membuat penerbangan Surabaya-Sampit akhirnya turut dibatalkan.
“Untuk Nam Air tersebut turut dibatalkan karena menggunakan pesawat yang sama rute Jakarta-Pangkalan Bun-Surabaya-Sampit. Tadi pagi rute Jakarta-Pangkalan Bun sudah batal sehingga rangkaian penerbangan selanjutnya turut terdampak,” ujarnya.
Dengan adanya pembatalan tersebut, calon penumpang diminta menghubungi maskapai masing-masing untuk memperoleh informasi terkait penanganan tiket, perubahan jadwal maupun alternatif penerbangan berikutnya.
Sementara itu, operasional penerbangan dari dan menuju Sampit pada Senin, 7 September 2026, belum dapat dipastikan. Pihak Bandara H Asan Sampit masih menunggu perkembangan kondisi serta informasi lebih lanjut dari Jakarta.
“Untuk penerbangan besok, kami masih menunggu informasi dari Jakarta,” tutup Alfiansyah.
Editor : Juniardi .


