SAMPIT, katakata.co.id – Kebakaran menghanguskan dua rumah warga di Jalan Babaung Besar, RT 12/RW 04, Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat, 4 September 2026.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu membuat warga sekitar panik. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan yang sebagian besar berbahan kayu.
Kapolsek Pulau Hanaut, Iptu Purwono mengatakan, berdasarkan keterangan warga, kobaran api pertama kali terlihat dari rumah milik Ruslan, 54 tahun. Warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan kobaran api. Api kemudian merembet ke rumah Jainal Ilmi, 50 tahun, yang berada tepat di sebelah rumah Ruslan.
Bantuan pemadaman kemudian datang dari unit pemadam kebakaran milik perusahaan swasta. Sekitar 15 menit setelah kejadian, petugas dari PT RMU tiba di lokasi dan bersama warga melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.
“Rumah Ruslan dan Jainal tidak dapat diselamatkan,” ujar Purwono.
Selain dua rumah tersebut, satu rumah dan bangunan sarang burung walet milik Amin, 55 tahun, juga ikut terdampak. Amin bahkan mengalami luka bakar pada bagian lengan dan pipi kanan saat berupaya membantu proses pemadaman.
Kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Total kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp750 juta. Selain bangunan, dua sepeda motor milik korban juga ikut hangus terbakar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi menduga api berasal dari gangguan instalasi listrik atau korsleting di rumah Ruslan.
Kapolsek Pulau Hanaut mengingatkan masyarakat, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan listrik di rumah. Kondisi kabel dan berbagai peralatan listrik perlu diperiksa secara berkala untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.
“Masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik, segera memeriksa kondisi kabel maupun peralatan listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran,” imbau Purwono.
Editor : Juniardi


