PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya menutup Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Lawu.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah positif dalam menata lingkungan agar lebih bersih, sehat, dan tertata. Namun, penutupan TPS harus dibarengi pengawasan secara konsisten untuk mencegah lokasi kembali menjadi titik pembuangan sampah liar.
“Penutupan TPS ini merupakan langkah yang baik. Penataan kawasan harus terus dijaga, termasuk dengan pengawasan yang rutin agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah liar,” kata Dede, Rabu (15/7/2026).
Ia menilai, penataan bekas TPS dengan melakukan pengurukan tanah dan penanaman pohon patut diapresiasi. Langkah tersebut dinilai dapat mengubah kawasan yang sebelumnya menjadi titik penumpukan sampah menjadi ruang yang lebih tertata.
Namun, Dede mengingatkan pemerintah agar tidak berhenti pada penutupan dan penataan fisik. Pengawasan serta edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan penataan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam mengelola serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Kalau fasilitas pengganti sudah tersedia, masyarakat juga harus disiplin memanfaatkannya. Edukasi harus terus dilakukan agar budaya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat,” ujarnya.
Dede juga mendorong Pemko Palangka Raya untuk meningkatkan sosialisasi mengenai lokasi depo atau fasilitas pembuangan sampah pengganti. Kejelasan informasi dinilai penting agar masyarakat tidak bingung dan kembali membuang sampah di lokasi bekas TPS.
Ia berharap penutupan TPS Jalan Lawu dapat menjadi bagian dari langkah yang lebih luas dalam menertibkan titik-titik pembuangan sampah liar di wilayah Kota Palangka Raya.
“Semoga langkah ini bisa menjadi contoh penataan lingkungan di lokasi lain, sehingga kebersihan kota dapat terjaga secara berkelanjutan,” pungkasnya.


