PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Teror ular yang masuk ke kandang ternak warga kembali marak terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Kota Palangka Raya. Kondisi ini diduga akibat musim penghujan yang membuat ular kesulitan menemukan mangsa di habitat alaminya, sehingga memilih mencari makanan di kawasan permukiman.
Peristiwa terbaru terjadi di Jalan Krisna, ketika seekor ular piton ditemukan pemilik kandang tengah berada di dalam kandang ayam dan hendak memangsa hewan ternak tersebut. Menyadari situasi berbahaya, pemilik kandang segera melaporkannya kepada petugas Damkar Kota Palangka Raya.
Tak berselang lama, petugas tiba di lokasi dengan membawa peralatan khusus seperti tongkat penjepit. Dalam waktu sekitar 30 menit, petugas berhasil mengevakuasi ular piton yang bersembunyi di bagian rusuk atap kandang.
Ular sepanjang 3,5 meter itu kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk mencegahnya kabur dan menghindari potensi ancaman bagi warga maupun petugas yang berada di sekitar lokasi.
Kasi Operasional Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Sucipto, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Menurutnya, potensi ular memasuki kawasan permukiman meningkat karena sumber makanan seperti katak dan hewan kecil lainnya mencari tempat aman dari genangan air.
“Ketika sumber makanan mereka berkurang, ular akan mencari daerah baru, termasuk permukiman warga. Karena itu, kami minta masyarakat berhati-hati dan segera melapor jika menemukan ular,” tegasnya.
Warga juga diimbau untuk rutin memeriksa area sekitar rumah dan kandang ternak, serta memastikan lingkungan tetap bersih dan tidak lembap agar tidak menjadi tempat persembunyian satwa liar tersebut.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ririen Binti


